10.512 KPM Tambahan Bansos Belum Diketahui Sumber Data yang Digunakan

Uncategorized3 Dilihat

KABARMADURA.ID | BANGKALAN – Jumlah penerima bantuan langsung tunai (BLT) peralihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bangkalan bertambah 10.512 keluarga penerima manfaat (KPM). Padahal, proses pencairan termin pertama yang selesai pada 17 September lalu, penerima bantuan senilai Rp150 ribu per bulan selama 4 bulan terdapat 83.195 KPM.

 

Dengan adanya tambahan, KPM jumlah total penerima menjadi 93.707 warga. Tambahan KPM baru diterima minggu kemarin. Sehingga penyalurannya masih dijadwalkan. Dari jumlah tambahan KPM, sebagian besar hanya menjadi penerima BLT tunai BBM. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Pos wilayah Bangkalan Mujibur, Selasa (20/9/2022).

 

Rinciannya, 7.600 KPM sebagai penerima BLT BBM subsidi sedangkan 2.912 KPM sebagai penerima bantuan sembako tunai (BST). Meski demikian, terdapat pula KPM yang menerima dua bantuan tersebut. Yakni, BLT BBM dan BST sekaligus. Sedangkan data tambahan diperoleh dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca Juga :  Pekerjaan Proyek Eksterior MPP Berlanjut, DPMPTSP dan Naker Pamekasan Sebut Bukan Berurusan dengan Realisasi

 

“Kami tidak tahu pendataannya berdasarkan apa, yang jelas kami hanya pihak penyalur dan kami akan bertugas sesuai wewenang kami,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Sukardi mengaku, tambahan data KPM baru sebelumnya sudah diketahui. Hanya saja, tidak memiliki akses untuk mengetahui data apa yang digunakan sebagai penambahan KPM BLT BBM.

 

Sebab, apabila acuanya data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), maka bisa jadi KPM tersebut tidak tepat sasaran. Sebab, banyak data lama yang tidak sesuai atau belum dilakukan penghapusan. “Kalau pakai DTKS, khawatir masih banyak data lama yang belum dihapus,” responnya.

 

Jumlah KPM Penerima BLT BBM subsidi dan BST

 

Termin pertama

195 KPM

Tambahan

512 KPM

Total

707 KPM

Rincian KPM tambahan

600 KPM penerima BLT BBM subsidi

912 KPM penerima BST

Baca Juga :  Dokter Dibolehkan Resepkan Obat Sirop dengan Takaran Tertentu

Reporter: Helmi Yahya

 

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *