10 Kampus Uraikan Hasil Penelitian untuk Pembangunan Pamekasan

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Sebanyak 10 perguruan tinggi di Kabupaten Pamekasan mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Pamekasan Kadarisman Sastrodiwirdjo di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (3/12/2020).

Presentasi penelitian tersebut, juga dalam pemantauan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pamekasan.

Bacaan Lainnya

10 perguruan tinggi itu, yaitu; Universitas Islam Madura tentang penegmbangan buah durian, Universitas Madura tentang Sapi Sonok, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura tentang murid dan guru, STIE Bakti Bangsa tentang Mall Pelayanan Publik.

STAI MU Pamekasan tentang wisata Tanean Lanjhang, IAI Al-Khairat tentang wedang siwalan, STEI MM tentang dana desa, STIDKIS Al-Mardliyyah tentang ayam mercon dan Akbid Aifa Husada tentang tentang nutrisi ibu hamil dan Poltera tentang mesin batik tulis digital.

Kepala Bappeda Pamekasan Taufikurrahman mengungkapkan bahwa seluruh hasil penelitian yang dipresentasikan sangat bagus. Namun secara khusus, urai Taufik, pihaknya tertarik pada presentasi yang disampaikan Akhmad Arif Kurdianto dari Poltera tentang mesin batik tulis.

Penelitian itu menurutnya bagus untuk dikembangkan, karena bisa menekan biaya produksi batik tulis bagi para pengrajin batik di Pamekasan. Sebab menurutnya, Kabupaten Pamekasan yang dikenal sebagai kota batik, memerlukan terobosan baru mengenai batik.

Namun pihaknya memberikan catatan, mesin batik tulis jangan sampai sama dengan batik tekstil. Sehingga khas batik tulis yang bernilai tinggi, karena seninya tidak hilang karena adanya mesin digital tersebut. Namun menurutnya, penelitian tersebut perlu untuk ditindaklanjuti.

“Jangan sampai ada kesan bahwa ini sama dengan batik printing atau batik tekstil,” pesannya.

Namun demikian, pihaknya menilai, semua presentasi hasil penelitian yang telah dipaparkan sangat bagus untuk ditindaklanjuti karena dinilai memiliki visi berkemajuan untuk Kabupaten Pamekasan ke depan terutama untuk sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi dan budaya.

Ketua DRD Pamekasan Kadarisman Sastrodiwirjo mengaku akan melakukan riset betul-betul untuk kebutuhan seluruh masyarakat Kabupaten Pamekasan. Selain itu, menurutnya, bersatunya seluruh perguruan tinggi dengan Pemkab Pamekasan melalui DRD, merupakan pencapaian yang tinggi karena menurutnya tidak ada di Indonesia.

“Ini keistimewaan Pamekasan yang membuat kami mudah. Jadi ada kolaborasi. Ke depan bagaimana membuat riset itu menjadi kebutuhan dalam pembangunan, dengan langkah-langkah yang ilmiah,” ujarnya. (ali/bri)

 

No. Judul Peneliti Perguruan Tinggi
1 Pelaku destruktif murid terhadap guru dalam pembelajaran pada madrasah tsanawiyah negeri di Madura Achmad Muhlis IAIN Madura
2 Pengaruh pola nutrisi ibu hamil terhadap pertumbuhan berat badan janin pada usia kehamilan 20-36 minggu di Puskesmas Bulangan Haji Kabupaten Pamekasan Lianita Primi Octaviana Akbid Aifa Husada
3 Strategi pengembangan agribisnis durian sebagai komoditas unggulan Madura Lia Kristina Universitas Islam Madura
4 Mesin batik tulis digital Akhmad Arif Kurdianto Poltera
5 Wedang siwalan sebagai destinasi produk baru khas Bangkes Kadur Pamekasan Ali Ridho IAI Al-Khairat Pamekasan
6 Kepuasan masyarakat terhadap public service hall di Kabupaten Pamekasan Musoffan STIE Bhakti Bangsa
7 Strategi Sonok Culture In Efforts To Purify Madura Cattle (Case Study In Waru Barat Village, Pamekasan District) Moh. Zali Universitas Madura
8 Model local culture tourism berbasis tanean lanjheng Desa Larangan Luar Pamekasan Mansur STAI Miftahul Ulum
9 Dana desa, partisipasi dan upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan Muhamad Habib Kudsi STEI Masyarakat Madani
10 Riset pasar produk ayam mercon ala arul fried chicken Nurhasin STIDKIS Al-Mardliyyah

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *