oleh

1000 Nakes Bangkalan Lakukan Swab, Dinkes Prediksi Lonjakan Kasus Baru Covid

Kabarmadura.id/Bangkalan– Adanya kluster baru dari tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo menyampaikan, dalam waktu dua minggu kedepan akan ada lonjakan baru dari kasus kluster nakes.

Hal tersebut dikarenakan, sejak Senin (21/9/2020) lalu pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan swab massal kepada seluruh nakesnya. Dia memperkirakan, setidaknya ada 1000 nakes yang akan diambil sampel untuk swabnya. 1000 nakes tersebut baik berasal dari rumah sakit maupun nakes yang ada di puskesmas.

“Di dalam minggu ini atau minggu depan Bangkalan akan ada lonjakan kasus covid-19. Banyak temuan kasus baru,” ujarnya.

Begitu juga, setelah melakukan swab massal pada nakes di seluruh Bangkalan. Pihaknya juga akan melakukan swab massal secara bergiliran pada pejabat dan pegawai yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Swab massal tersebut dilakukannya untuk menurunkan angka kematian.

“Saat ini angka kematian di Bangkalan tertinggi se-Jawa Timur dari Prosentase sebanyak 63 dari kasus pertama,” jelasnya.

Lanjutnya, menanggapi hal itu, pihaknya mengaku akan terus melakukan pencegahan penularan pada pasien yang memiliki komorbid. Sebab, pasien yang memiliki komorbid yang paling tinggi resikonya tertular Covid-19 dan kematian akibat Covid-19.

“Kami sudah siapkan balai diklat, rumah sakit dan balai pelatihan kerja untuk menampung semua pasien. Kemudian untuk yang memilih isolasi mandiri akan kami awasi secara ketat,” paparnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 RSUD Syamrabu Bangkalan dr Catur Budi Koeswardiono menyampaikan, setidaknya setiap hari ada nakes yang melakukan swab. Untuk Selasa (22/9/2020) sudah ada 20 nakes yang melakukan swab.

“Kurang lebihnya sudah ada 100 lebih lah nakes yang sudah melakukan swab dari kemarin,” tuturnya.

Hasil swab nakes rumah sakit ini, dr Catur mengungkapkan, akan keluar dalam dua sampai tiga hari kedepan. Untuk nakes yang sebelumnya sudah melakukan swab, hasilnya keluar dengan bersih dari Covid-19.

“Pelaksanaannya terus akan kami lakukan sampai semua nakes melakukan swab. Kami belum bisa memastikan sampai kapan swab massal ini,” tandasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed