11 Proyek di Kepulauan Terancam Putus Kontrak

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) DISOROT : Pengerjaan sejumlah proyek di kepulauan diprediksi labrak deadline.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Proyek kepulauan Sumenep hingga saat ini masih menjadi sorotan publik. Sebab, setiap proyek di kepulauan sering kali bermasalah. Seperti proyek jalan Angon-Angon–Panjenagger di Kecamatan Arjasa Pulau Kangean yang sempat dikeluhkan  karena tidak sesuai spesifikasi.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dulisan mengungkapkan, dinas terkait harus berhati-hati dalam pengerjaan proyek tersebut. Sebab menurutnya, saat ini sudah menjelang akhir tahun dan biasanya akan dikerjakan asal-asalan demi mencapai target waktu. Bahkan, ia menambahkan, minimal tiga hari atau satu minggu harus dilakukan evaluasi pada rekanan, jika memang hal itu diperlukan.

Bacaan Lainnya

“Sebanyak 11 proyek jalan yang saat ini akan dikerjakan akan terus dilakukan pengawasan. Utamanya dinas terkait sebagai pijakan utamanya,” tegas Dulsian, Rabu (17/11/2021).

Selain itu, evaluasi perlu dilaksanakan untuk mengetahui kesalahan setiap dan agar cepat diperbaiki. “Semoga kedepan tidak ada masalah dalam pengerjaan proyek jelang akhir tahun ini,” tuturnya.

Kepala Bidang (Kabid) Teknik Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumenep Agus Adi Hidayat mengaku siap mengerjakan proyek jalan di kepulauan yang saat ini sudah akan dimulai. Sebanyak 11 paket proyek miliki Dinas PU Bina Marga hasil PAK menelan anggaran Rp8.5 miliar.  “Kesalahan pasti ada. Namun, antisipasi PU Bina Marga akan lebih dimaksimalkan,” tandasnya.

Agus juga menyampaikan, pihaknya akan mengerjakan proyek dengan tepat dan cepat. Sebab, jika lebih dari akhir tahun, akan terancam putus kontrak. “Kami usahakan. jika perlu akan dikerjakan siang dan malam selama tidak hujan,” tuturnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *