oleh

12 Pejabat Berebut Jabatan Kepala Tiga OPD

KABARMADURA.ID, Sampang – Sebanyak 12 pejabat eselon III A-B atau administrator memperebutkan tiga kursi kepala  dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang. Tiga dinas yang diperebutkan itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian (Dispertan) dan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) setempat. Data perebutan kursi panas itu diketahui pasca pendaftaran seleksi terbuka pengisian kekosongan jabatan tinggi pratama (JPT) ditutup, pada Jumat (9/10/2020).

Informasi yang dihimpun Kabar Madura dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang menyebutkan, pendaftar untuk kepala DLH terdapat empat pejabat yang semuanya dari OPD lain, untuk Dispertan juga ada empat pejabat, tapi dua diantaranya dari OPD lain sedangkan pendaftar kepala Bappelitbangda ada empat orang dan dua diantaranya dari OPD lain di lingkungan Pemkab setempat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM Sampang Arif Lukman Hidayat berujar,   jumlah pendaftar pada seleksi terbuka pengisian tiga kepala OPD itu sebanyak 12 pejabat yang sudah memenuhi syarat. Saat ini masih tahap verifikasi berkas, jika yang bersangkutan dinyatakan lolos oleh panitia seleksi (pansel), maka berhak melanjutkan pada tahapan seleksi selanjutnya, yakni uji kompetensi yang dijadwalkan pada Rabu (14/10/2020).

“Untuk tiga kepala OPD ini ada 12 pejabat Administrator yang mendaftar, masing-masing OPD ini ada empat orang pendaftar, tinggal nunggu hasil verifikasi dan tahapan selanjutnya,” ujar pria yang akrab disapa Yoyok itu.

Dirinya menjelaskan, tim pansel yang terdiri dari berbagai pihak, meliputi Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur dan tim Kabupaten Sampang, dalam minggu ini akan memverifikasi semua berkas pendaftar tersebut. Setelah itu dilaksanakan uji kompetensi yang bekerjasama dengan tim asesor BKD provinsi yang kompeten dan selanjutnya, tahapan presentasi makalah dan tes wawancara.

“Kami tetap mengacu pada jadwal tahapan seleksi yang sudah ditetapkan oleh tim pansel ini,” imbuhnya.

Yoyok membeberkan, sejatinya  kekosongan jabatan strategis di lingkungan Pemkab Sampang hingga kini tercatat sebanyak 15 kepala OPD, yang semuanya saat ini masih dijabat oleh Plt. Pasalnya, baru tiga OPD yang dilaksanakan seleksi terbuka, sedangkan untuk belasan OPD lainnya masih menunggu perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun 2020.

“Anggaran yang ada saat ini, hanya cukup untuk melaksanakan seleksi  tiga kepala OPD, maka sisanya masih nunggu tambahan anggaran, semoga semuanya bisa dilaksanakan tahun ini,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang Fadol mengingatkan, para tim pansel harus profesional dalam melaksanakan seleksi JPT Itu. Pihaknya berjanji meningkatkan pengawasan, sehingga proses seleksi pengisian JPT itu dapat melahirkan sosok figur pemimpin yang sesuai kebutuhan dan harapan bersama, mumpuni dibidangnya dan profesional.

“Pasti kita awasi proses seleksi JPT ini. Seleksi ini berjalan sesuai ketentuan dan tahapan yang sudah ditetapkan, jangan sampai ada kongkalikong atau KKN (kolusi korupsi nepotisme),” tukasnya. (sub/mam)

Komentar

News Feed