12 Sekolah Tidak Dapat Cairkan BOS

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) TERTAHAN: Hingga saat ini ada 12 sekolah yang belum belum mencairkan BOS reguler tahap II dan III.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) reguler tahap III sudah didepan mata. Namun, dana tersebut belum sepenuhnya bisa dicairkan. Sebab, ada 12 sekolah sampai saat ini masih belum menyetorkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahap I.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Penyelenggaraan Tugas Pembantu Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Tri Fathanah menegaskan, 12 sekolah dipastikan belum mendapatkan dana BOS tahap III. Sebab, laporan tidak segera diselesaikan

“Selesaikan laporan atau LPJ tahap I dan II dulu maka semuanya akan cair,” katanya, Minggu (17/10/2021)

Menurutnya, selama tidak segera menyelesaikan LPJ. Maka, dana BOS tahap II dan BOS tahap III tidak akan dicairkan. Untuk dana BOS reguler keseluruhan dianggarkan senilai Rp88.415.180.000.

“Jika laporannya sudah selesai maka akan segera cair. Tapi, tentunya tidak akan bersamaan,” ujar dia.

Dikatakannya, pencairan tahap I sebanyak 30 persen, yakni Rp26.524.554.000, tahap II 40 persen yakni Rp35.566.072.000, dan tahap III sebanyak 30 persen yakni Rp26.524.554.000.

“Anggarannya sebanyak Rp88,4 miliar, rinciannya SMP Rp27.895.420.000 (27 M) dan BOS SD Rp60.630.150.0000 (60 M),” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Mohammad Saidi menjelaskan, dana BOS tahap reguler pada tingkat sekolah dasar (SD) senilai Rp900.000 per siswa dalam setiap tahun dan sekolah menengah pertama (SMP) senilai Rp1.100.000 per siswa dalam setiap tahunnya.

Dijelaskannya, tujuan BOS yakni untuk membiayai operasional sekolah berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan juga untuk mensupport pemerataan layanan pendidikan serta meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Kami masih menunggu laporan atau SPJ dari masing-masing sekolah,” ucapnya.

Dijelaskan, untuk jumlah lembaga SMP swasta sebanyak 148, jumlah siswanya sebanyak 10768. Untuk jumlah SMP negeri sebanyak 43 dengan jumlah siswa sebanyak 10.206. Jumlah total sekolah SMP negeri dan swasta sebanyak 191 lembaga, jumlah total siswa SMP negeri dan swasta sebanyak 20.974

Sementara itu, jumlah lembaga SD swasta sebanyak 79, jumlah siswanya sebanyak 6460. Jumlah SD negeri sebanyak 571, jumlah siswanya sebanyak 51.283 orang. Jadi, jumlah total lembaga SD sebanyak 650, dan jumlah total siswa: 57.743.

Jumlah Sekolah yang Belum Mencairkan BOS Reguler Tahap II dan III

SMP Swasta: 5 sekolah

SMP Negeri: 2 sekolah

SD Negeri: 5 Sekolah

Jumlah : 12 Sekolah

Anggaran BOS:  Rp88.415.180.000

 

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *