123 Desa Nunggak PBB, Bapenda Bangkalan Segera Panggil Kepala Desa

(FOTO: KM/HELMI YAHYA) SULIT: Jauhnya realisasi pencapaian PBB dari target yang ditentukan, Bapenda Bangkalan harus membuat solusi alternatif.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Target pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) di  Bangkalan tahun 2021 masih belum tuntas menyentuh target. Jelang tutup tahun, dari target Rp5,9 miliar, baru terealisasi sekitar Rp4,3 miliar, atau setara 75,94 persen. Dari 273 desa, yang lunas hanya 150 desa dan belum lunas sebanyak 123 desa,

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bangkalan Ismet Efendi menyampaikan, pihaknya sudah memperkirakan target itu akan sulit dicapai. Sebab, setiap tahun targetnya sulit tercapai. Sehingga memang harus ditindaklanjuti dengan solusi lain.

Ismet menyampaikan, kekurangan dari target masih berada di kisaran angka Rp1,5 miliar lebih. Oleh karena itu, jika melihat waktu pergantian tahun yang sudah semakin mepet, akan dilakukan beberapa langkah yang sebelumnya sudah dikonsultasikan.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah punya solusi untuk ini, karena memang sulit jika waktu mepet tapi target, jauh,” ulasnya.

Rencananya, Bapenda akan memanggil kepala desa yang targetnya belum tercapai. Sebab, jika terus dibiarkan, kata Ismet, akan menjadi atensi besar oleh Badan Pengawas Keuangan (BPK).

Meski pembayaran tidak tuntas, menurut Ismet, setidaknya para kepala desa bisa membayar kekurangannya. Sehingga tidak banyak tunggakan yang tidak dibayar. Sebab, jika banyak yang belum dibayarkan, maka nanti akan diketahui apa penyebab keterlambatan tersebut.

“Ini kam satu tahun sekali, saya kira kalau untuk warga tidak terlalu memberatkan,” imbuh Ismet.

Sedangkan menurut Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan Dedy Frengky, informasi mengenai pemanggilan kepala desa belum sampai di pihaknya.

“Sementara ini belum ada pak, nanti saya coba koordinasi dengan bidang terkait,” ucap Dedy singkat.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.