140.826 Warga Bangkalan Belum Melakukan Perekaman e-KTP

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SALMAN ALFARISI) SERIUS: Salah seorang petugas saat melakukan scan retina mata kepada pemohon e-KTP di MPP Banplaz.

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) masih rendah. Hal itu terbukti tahun ini tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bangkalan, sebanyak 140.826 warga belum melakukan perekaman.

Kepala Bidang (Kabid) Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP) Dispendukcapil Tulsi Hayati mengatakan, jumlah penduduk yang wajib memiliki e-KTP seharusnya 808.568 jiwa. Namun yang melakukan perekaman hanya 667.742 jiwa. Sementara  jumlah penduduknya di Bangkalan 1.079.599 jiwa.

Bacaan Lainnya

”Data di atas berdasarkan data konsolidasi bersih (DKB) semester 1 2020. Yaitu per Juni 2020. DKB itu di update setiap 6 bulan sekali, nanti di update lagi pada akhir Desember 2020,” tegasnya. Selasa (20/10/2020).

Adapun lokasi pelayanan pembuatan atau perekaman e-KTP, yakni di kantor Dispendukcapil dan di Mall Pelayanan Publik (MPP) yang berada di lantai 3 Bangkalan Plaza (Banplaz).

Sementara itu, salah seorang warga Bangkalan Suhaida, sedang melakukan permohonan pembuatan e-KTP baru di MPP. Diakuinya, meskipun masih kelas dua sekolah menengah atas (SMA), tetapi ia tetap melakukan perekaman e-KTP karena umurnya sudah 17 tahun.

“Umur saya sudah 17 tahun, hari ini melakukan perekaman,” kata Suhaida saat ditemui di MPP Banplaz.

Dikatakan Suhaida, sejauh ini sosialisasi tentang program e-KTP masih kurang maksimal. Hal itu diakui jika seumuran dirinya masih banyak yang kurang paham apa itu e-KTP, termasuk warga sekitarnya.

“Semoga sosialisasi tentang pentingnya memiliki KTP lebih ditingkatkan,” tandasnya. (km56/mam)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *