oleh

15 Pendaftar Prakerja yang Didampingi Diskumnaker Sampang Tidak Lolos Seleksi

Kabarmadura.id/ Sampang-Sedikitnya ada 15 orang asal Kabupaten Sampang, yang gagal lolos seleksi program kartu pra kerja. Padahal, 15 orang tersebut sudah didampingi secara khusus oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dismumnaker) Sampang.

Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Perindustrian Diskumnaker Sampang Heru Susandra mengatakan, untuk masyarakat yang daftar kartu prakerja gelombang pertama di Kabupaten Sampang semuanya tidak lolos seleksi. Adapun jumlah yang melakukan pendaftaran prakerja yang didampingi oleh Diskumnaker Sampang sebanyak 15 orang.

“Semua pendaftar prakerja tidak lolos, baik yang dilakukan pendampingan oleh Diskumnaker atau yang daftar secara mandiri, jadi untuk Sampang sendiri masih kosong,” ungkapnya, Senin (20/4/2020).

Lebih lanjut pihaknya mengungkapkan, penyebab tidak lolosnya pendaftar prakerja tersebut, lantaran kouta peserta program kartu prakerja gelombang pertama dimungkinkan sudah penuh, sehingga untuk Sampang tidak kebagian kouta.

“Untuk kouta tidak ditentukan, jadi siapa yang cepat maka dia yang dapat, sistemnya berlomba-lomba, untuk Sampang masih lambat, sehingga semuanya tidak lolos,” imbuhnya.

Dirinya berdalih, tidak lolosnya para pendaftar kartu prakerja asal Kota Bahari, disebabkan jaringan internet yang tidak normal, sehingga berdampak pada tidak lolosnya peserta karena mengalami keterlambatan saat mendaftar.

Dirinya menyebut, buruknya jaringan mengakibatkan pendampingan pada pendaftar program tersebut tidak maksimal. Dirinya berharap, pada gelombang kedua pemerintah dapat mengupgrade server pendaftaran agar warga bisa maksimal saat mendaftar.

“Kalau tetap seperti ini, khawatir nasib pendaftar di gelombang kedua juga sama dengan gelombang pertama,” pungkasnya. (mal/pin)

Komentar

News Feed