Dua Truk Sampah Belum Bisa Beroperasi

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep tahun ini menganggarkan Rp920 juta untuk armada sampah. Anggaran tersebut terbagi menjadi dua paket, pertama Rp500 juta untuk pengadaan 3 unit Amrol dan Rp420 untuk 1 dump truk serta sepuluh berjenis tiga roda.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Limbah, serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Agus Salam menyampaikan, pengadaan mobil sampah di Sumenep dapat dibilang kurang memadai, sehingga ditargetkan tahun ini ada tambahan baik dari segi armada maupun tempat pusat daur ulang yang biasa dikenal dengan sebutan PDU.

“Untuk mengatasi sampah di Sumenep kami luncurkan petugas untuk operasional setiap hari, mengangkut sampah yang ada di sekitar kota. Kami akan melakukan pengadaan, yaitu mobil yang ada armada itu, mobil yang lebih besar intinya,” katanya, Senin (23/9).

Agus juga menyampaikan, untuk memaksimalkan penampungan sampah, pemerintah daerah tahun ini berencana menambah armada khusus untuk pengangkutan sampah.

Akan tetapi hingga saat ini hanya dua truk yang sudah sampai ke pihaknya. Masing-masing satu, yaitu dari dump truk satu dan amrol satu. Namun kedua mobil tersebut belum bisa digunakan meskipun sudah diserahterimakan oleh bupati.

“Oh itu masih terkendala surat-surat mas, STNK-nya hingga kedua mobil itu untuk sementara kami parkir dulu di sini,” imbuhnya.

Kendati seperti itu ia tetap menyampaikan, upaya atau perhatian pemerintah terhadap sampah sudah terbilang maksimal, karena pada tahun ini, PDU dan pengadaan armada pengangkut sampah akan segera rampung.

“Insyaallah tahun ini kami sudah bisa daur ulang sampah, menyulap menjadi BBM, dan sebagainya,” pungkasnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *