• Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep menyampaikan, sampai semester kedua tahun ini masih tersisa 1 desa yang tidak bisa cairkan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD). Desa tersebut adalah Desa Jambu Kecamatan Lenteng.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep Moh Ramli mengungkapkan, sebelumnya ada dua desa yang DD dan ADD-nya masih dibekukan, hal itu disebabkan karena kelalaian dalam menyelesaikan laporan yang jelas terkait realisasi penggunaan dana tahap sebelumnya.

“Persoalanya sama yaitu APBDes laporannya masih belum rampung semua, sehingga hal itu yang menjadi pemicu utama ditahannya pencairan DD-ny. Jadi kalau mereka serius pasti telah cair,” katanya, Senin (29/9).

Sementara dana yang dikucurkan pemerintah pusat itu sebesar sebesar Rp338 miliar sedang jumlah keseluruhan desa di kabupaten yang berjulukan kota keris ini sebanyak 330 desa. Sehingga dapat diperkirakan setiap desa itu mendapatkan 1 miliar.

“Satunya sudah cair, tinggal di Desa Jambu Kecamatan Lenteng. Itu sudah dipasrahkan ke camatnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Lenteng Joko Satrio menyampaikan, memang benar satu desa itu masih ada pekerjaan yang masih belum dituntaskan, tetapi prosesnya, sudah dikerjakan, sehingga dalam waktu dekat sudah bisa dicairkan.

“Pasti direkomendasi, tetapi masalahnya masih belum diselesaikan persyaratan yang kemarin sehingga dibekukan terlebih dahulu,” katanya.

Kendati seperti itu pihaknya tetap menekan agar dalam waktu dekat ini desa tersebut mampu menyelesaikan persoalan yang dialami.

“Sudah disosialisasikan, dalam waktu dekat ini kayaknya persoalan itu akan segera selesai,” pungkasnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *