Pengadaan Cool Box Tidak Kunjung Terwujud

  • Whatsapp
KM/IMAM MAHDI  BERJUANG : Para nelayan Sumenep berharap cool box cepat terwujud dan dapat diaplikasikan dengan baik.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Pengadaan cool box atau tempat pendingin ikan hasil tangkapan nelayan di laut masih belum terwujud. Padahal, pengadaan cool box itu sudah sejak lama diwacanakan, bahkan, anggarannya pun sudah disiapkan. Namun, hingga kini tidak kunjung terealisasi.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep Moh. Ibnu Hajar mengakui, perencanaan pengadaan cool box masih belum bisa terealisasi.

Dirinya mengungkapkan, realisasi program senilai Rp200 juta lebih itu, masih harus melewati tahap pelelangan yang sampai saat ini tak kunjung selesai.

“Tidak terealisasinya karena masih menunggu lelang selesai,” katanya, Kamis (3/10)

Dijelaskannya, jika pelelangan selesai, maka nantinya cool box itu akan disalurkan pada para nelayan melalui kelompok nelayan, sesuai dengan data yang terdaftar dalam Diskan Sumenep.

Berdsarkan data Diskan, nantinya ada 10 kecamatan, yakni Kecamatan Pasongsongan, Ambunten, Dasuk Batu Putih, Dungkek, Kangean, Arjasa, Masalembu, Gayam, Gili Genting, dan Kecamatan Sapeken.

“Para nelayan diharapkan bersabar dalam menerima bantuan nantinya,” tuturnya.

Ibnu (sapaan akrabnya) menjelaskan, pelayanan terhadap sejumlah nelayan bakal dimaksimalkan dengan adanya cool box tersebut. Dengan demikian, para nelayan bisa menampung ikan hasil tangkapan saat melaut di wadah tersebut, sehingga ikan-ikan tidak cepat busuk dan dapat dikonsumsi dengan baik.

“Kami terus berusaha untuk keberlangsungan para nelayan,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Masdawi mengutarakan, pemerintah harus serius dalam merealisasikan pengadaan cool box tersebut, agar supaya masyarakat cepat merasakan manfaat bantuan itu.

Politikus partai Demokrat itu menjelaskan, cool box selayaknya direalisasikan pada para nelayan melalui kelompok koperasi, maupun kelompok nelayan untuk membantu proses ikan yang sudah didapat. Maka dari itu pemerintah harus serius dalam program tersebut.

“Anggaran yang disiapkan bukan main-main, realisasinya harus murni untuk kepentingan rakyat” pungkasnya. (imd/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *