174 Napi Diajukan Peroleh Remisi Kemerdekaan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MENUNGGU: Ratusan Narapidana berharap bisa mendapatkan remisi jelang peringatan hari kemerdekaan RI

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Sedikitnya sebanyak 174 warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Sampang diajukan untuk mendapatkan remisi momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 76. Namun pengajuan tersebut masih proses dievaluasi oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia.

Sementara jumlah keseluruhan warga binaan di Rutan kelas II B Sampang sebanyak 333 orang. Namun banyak yang belum memenuhi persyaratan. Sehingga yang diajukan hanya sebanyak 174 orang. Dan, itupun belum bisa dipastikan semua pengajuan disetujui.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan kelas II B Sampang, Syaiful Rahman mengaku hanya menyampaikan berkas pengajuan remisi untuk 174 orang. Alasannya, tidak semua napi bisa diajukan. Sebab masih terkendala aturan untuk mendapatkan hak remisi.

“Setelah kami data, ternyata hanya 174 napi yang bisa diajukan. Sehingga berkasnya kami kirim ke Kemenkumham. Selanjutnya, kami menunggu berapa orang yang disetujui, ” ucapnya.

Dia menjelaskan, syarat untuk mendapatkan remisi kemerdekaan minimal menjalani pidana selama 6 bulan. Selain itu juga terbukti berkelakuan baik. Serta tidak memiliki memiliki atau berbuat perkara lagi.

Diungkapkan, dari 174 napi yang diajukan terdiri dari 153 orang dengan kasus mayoritas pidana umum (pidum). Seperti kasus pembunuhan, pelecehan seksual, pencurian dan sejumlah kasus lainnya. Sementara sisanya, yakni 22 warga binaan dari kasus pidana khusus (pidsus).

“Kami mengajukan sesuai ketentuan yang berlaku. Tentunya sesuai persyaratan yang harus dipenuhi oleh para napi. Jika sudah memenuhi persyaratan kami data untuk diajukan sesuai haknya, ” katanya.

Sementara pada kasus pidana khusus, napi bisa diusulkan jika, saat penegakan kasus hukum bersifat kooperatif. Terutama membantu penegak hukum dalam membongkar kasus. Termasuk pada Narapidana kasus narkoba. Sehingga, rutan memiliki data kelakuan baik selama proses hukum dan bisa diajukan memperoleh remisi.

Disinggung soal pengajuan pengurangan hukuman, diakui berbeda. Mulai dari pengurangan hukuman selama satu bulan sampai lima bulan. Soal pengurangan jumlah hukuman sesuai keputusan Kemenkumham. Sementara SK remisi dipastikan turun satu hari sebelum upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke 76.

“Kami akan umumkan hasil pengajuan remisi selesai pelaksanaan upacara. SK biasanya kami terima satu hari sebelum upacara 17 Agustus, “imbuhnya. (man/bri)

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *