oleh

18 Ribu Pemohon Bantuan UMKM di Pamekasan Dicurigai Fiktif

KABARMADURA.ID, Pamekasan -Bantuan Produksi Usaha Mikro (BPUM) untuk Pamekasan, dijatah 78 ribu usaha menengah kecil dan mikro (UMKM). Namun terdapat 18 ribu UMKM yang dicurigai fiktif. Sehingga, tidak diinput di situs Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk diajukan sebagai penerima BPUM.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UKM) Pamekasan mencatat,dari jatah 78 ribu UMKM tersebut, diajukan dalam 6 tahap. Hingga September 2020, baru 59.551 UMKM yang diinput datanya di situs Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk diajukan sebagai penerima BPUM.

Sehingga per 31 september masih ada data dari 18 UMKM yang belum diinput di situs Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk diajukan sebagai penerima BPUM. Diskop UKM khawatir, data yang dikirim tidak akurat.Pasalnya,tidak ada verifikasi pada pelaku UKM yang mengajukan bantuan itu.

Kepala Diskop UKM Pamekasan Abdul Fata mengatakan, pengusulannya melalui sistem daring. Sedangkan kegiatan verifikasinya tidak memungkinkan untuk dilakukan, karena tidak ada alokasi anggarannya. Selain itu, tidak ada instruksi dari pemerintah pusat untuk melakukan verifikasi terhadap pelaku UKM yang mengusulkan BPUM.

“Pada meeting zoom tanggal 9 Oktober, kementerian minta jangan nambah persyaratan, karena didaerah sama-sama mengantisipasi.Tapi kami khawatir kalau ada sesuatu nanti.Jadi, kalaupun tidak sesuai dengan juknis, kami tetap meminta kepada pelaku UKM yang sudah terverifikasi untuk membawa surat keterangan usaha,”ungkapnya, Kamis (15/10/2020).

Sedangkan persyaratkan yang diminta Kemenkop UKM hanya secara umum, yakni warga negara Indonesia, memiliki usaha, memiliki kartu tanda penduduk (KTP), jenis usaha dan bukan pegawai negeri sipil, TNI Polri,pegawai BUMN dan pegawai BUMD, serta tidak sedang menikmati pinjaman perbankan dan tidak memiliki saldo diatas 2 juta.

“Aturannya memang diberikan oleh pusat, sehingga yang tau pasti adalah pusat, kami adalah salah satu lembaga pengusul, lembaga yang bisa mengusulkan adalah BNI, BRI, pegadaian dan lembaga kementerian lainnya,”ujarnya. (rul/waw)

USULAN UMKM PENERIMA BPUM PAMEKASAN

Pertama (29 Agustus 2020)                733 UKM

Kedua (7 September 2020)                 8.991 UKM

Ketiga (9 September 2020)                 6.022 UKM

Keempat (14 September 2020)           14.720 UKM

Kelima (21 September 2020)              15.956 UKM

Keenam ( 25September 2020)            6.499 UKM

Total    59 551 UKM

 

Komentar

News Feed