oleh

18 TKI Asal Pamekasan yang Meninggal Dunia, P4TKI Pastikan Bukan karena Covid-19

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Sejak mewabahnya Covid-19, sebanyak 18 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Pamekasan meninggal dunia. Mayoritas TKI tersebut bekerja di Malaysia dan Arab Saudi. Jenazah mereka dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing.

Koordinator Pos Pelayanan penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Pamekasan Hari Sarjana Saputra mengatakan, sejak wabah Covid-19, pihaknya sudah mengantarkan 18 jenazah TKI dari Jakarta hingga ke kampung halamannya.

“Jenazah (dari luar negeri) diantar sampai ke Jakarta, kami mengantarkannya dari Jakarta hingga jenazah bertemu dengan keluarga,” ujarnya, Selasa (21/7/2020).

TKI asal Madura tersebut sebagian besar ilegal, karenanya saat sakit di luar negeri, mereka takut memeriksakan diri ke rumah sakit, karena harus menunjukkan dokumen lengkap.Akibatnya, penyakitnya semakin parah dan berujung meninggal dunia.

Tidak adanya pekerjaan lantaran lockdown, menurut Hari, juga turut menjadi sebab kenapa banyak TKI meninggal dunia. Kehilangan pekerjaan membuat mereka tidak memiiki uang untuk berobat dan akhirnya meninggal dunia.

Kendati begitu, Hari memastikan, dari seluruh TKI yang meninggal tidak ada yang meninggal karena terinfeksi Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan surat keterangan meninggal dunia yang dikeluarkan oleh otoritas Malaysia. Dia memastikan, semua TKI yang meninggal karena penyakit biasa seperti stroke dan kencing manis.

Jika ada yang meminggal dunia karena terinfeksi Covid-19, jelas Hari, otoritas pemerintah Malaysia pasti akan memberitahukannya. Sebab sebelum dipulangkan jenazah dilakukan, tes swab terlebih dahulu dan laporan hasil swabnya akan disertakan dalam surat keterangan.

Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan tim satgas guna menindaklanjutinya sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

“Rata-rata mereka meninggal karena penyakit biasa seperti kencing manis, stroke, darah tinggi dan lainnya, tidak ada yang karena Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Achmad Marsuki meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan meninggalnya sejumlah TKI yang dipulangkan ke Pamekasan. Sebab, jenazah dipulangkan beserta surat keterangan penyebab meninggalnya.

Sejauh ini, belum ada TKI yang meninggal lantaran terinfeksi Covid-19. Namun pihaknya tetap akan melacak jika terdapat TKI yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 sebagaimana pasien Covid-19 lainnya.

“Tidak perlu khawatir, karena mereka bukan meninggal karena terinfeksi Covid-19, kan ada surat keterangannya, di sana dijelaskan,” tukasnya. (ali/waw)

Komentar

News Feed