oleh

19 Warga Madura Terinfeksi Covid-19

Sumenep Berubah Jadi Zona Merah

Peta sebaran pasien terinfeksi Covid 19 di Jawa Timur

Hari pertama menjalani ibadah puasa bagi warga Madura sedikit dikejutkan dengan penambahan jumlah orang terinfeksi Coronavirus Disease (Covid 19).

Berdasar rilis Satgas Covid-19 Jawa Timur (24/4/4) pukul 16.30 WIB, di Pulau Madura terdapat sebanyak 19 orang yang terinfeksi Covid 19.

Sebaran orang-orang yang terinfeksi tersebut, yakni Kabupaten Bangkalan 8 orang, Kabupaten Pamekasan 7 orang dan Labupaten Sumenep 4 orang.
Masuknya daftar pasien terinfeksi asal Sumenep tersebut juga langsung mengubah peta kode sebaran Covid 19. Sebelumnya, Sumenep bersama Sampang tercatat sebagai Kabupaten dengan peta hijau.

Namun, hari ini sejak adanya rilis dari Satgas Covid 19 Jawa Timur, Sumenep langsung memiliki kode merah dan hanya Kabupaten Sampang yang saat ini masih tercatat sebagai zona hijau.

Sebaran pasien terinfeksi Covid 19 di Pamekasan juga mengalami peningkatan. Sebelumnya, Pamekasan hanya mencatatkan sebanyak 5 orang yang terinfeksi Covid 19 dengan rincian 1 orang meninggal, 2 orang sudah dipulangkan dari ruang perawatan isolasi RSUD Smarta Pamekasan.

Tambahan 2 orang pasien terinfeksi Covid 19 di Pamekasan, sebagaimana disampaikan Humas Pemkab Pamekasan yang juga humas Satgas Covid 19 Kabupaten Pamekasan, Sigit Priyono sama-sama pasien perempuan.

“Satu orang berasal dari Proppo dan satu orang berasal dari Desa Larangan Palengaan Pamekasan,” ucap Sigit.

Sementara itu, terhadap pasien terinfeksi Covid 19 di Kabupaten Sumenep, empat orang yang dikabarkan terkonfirmasi Covid-19 tersebut masih belum dipastikan klusternya. Sempat beredar informasi merupakan Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Malaysia dan Arab Saudi. Namun, juga dikabarkan berasal dari kluster petugas haji Sukolilo Surabaya.

Namun, pihak Satgas Covid- belum bisa memberikan informasi secara resmi terkait empat orang terkonfirmasi Covid-19 tersebut.

“Pasti mau nanya yang Covid-19 ini ya, maaf saya tidak bisa memberikan keterangan biar pak bupati langsung besok,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep saat dicoba konfirmasi terkait kebenaran warga Sumenep terkonfirmasi Covid-19. (ong/bri)

Komentar

News Feed