oleh

2 Desa Tidak Cairkan DD di Pamekasan Karena Indisipliner

Kabarmadura.id/Pamekasan-Inspektorat Pamekasan mengungkap persoalan dua desa yang tidak mencairkan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019. Tingkat kedisiplinan pemerintah desa dalam mempersiapkan administrasi keuangan di desa, dinilai menjadi penghalang untuk dicairkan dananya.

Inspektur Pamekasan Moh. Alwi mengungkapkan, kendala tidak bisa dicairkan DD di Desa Laden dan Desa Cenlecen itu, karena keduanya belum menyelesaikan beberapa dokumen administrasi laporan realisasi DD tahap sebelumya.

Menurutnya, persoalan indisipliner pemerintah desa dalam melaporkan realisasi DD merupakan kewenangan Dinas Pemerintahan Masyarakat dan desa (DPMD) Pamekasan, untuk memberikan pembinaan kepada masing-masing pemerintah desa.

Dirinya menyampaikan, kendala terbesar tidak dicairkannya dana desa tersebut, disebabkan pertanggung jawaban dari pengerjaan yang berada di dua desa tersebut tidak diselesaikan.

“Dua desa yang kita tidak cairkan sampai hari, laporan pertanggungjawabannya tidak tuntas, sehingga ada permasalahan,” paparnya, Senin (13/01/20)

Alwi menjelaskan, untuk DD yang tidak dicairkan pada tahun 2019 lalu menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) pada tahun 2020, sehingga bisa dipergunakan lagi sesuai dengan kebutuhan pembangunan di setiap desa.

“Artinya mereka tidak bisa mempertanggungjawabkan sehingga mereka ditunda pada tahun 2020 dananya,” ucapnya.

Dirinya meminta 178 desa yang ada di Kabupaten Pamekasan, agar supaya bisa mengerjakan seluruh pengerjaan pembangunan di desa dengan baik supaya tidak ada lagi ada pembangunan yang terkesan molor.

“Yang perlu diperbaiki adalah pertanggungjawabannya saja, jadi ketika mereka mengambil uang, Rp100 juta misalnya, kita minta pertanggungjawaban Rp100 juta itu,” pungkasnya.  (rul/pin)

 

Komentar

News Feed