oleh

2 Orang Tarik Uang Biaya Pelunasan Haji untuk Berobat

Kabarmadura.id/Bangkalan-Uang untuk  pelunasan bagi jemaah haji yang berangkat tahun mendatang boleh ditarik. Akan tetapi, penarikan tersebut tidak boleh diambil secara keseluruhan. Sebab, calon jemaah haji yang gagal berangkat tahun ini akan dijadwal tahun depan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Penyelengara Haji dan Umroh Kementrian Agama Bangkalan Wafir. Ia menyampaikan, penarikan uang pelunasan jemaah haji tersebut dapat diambil oleh calon jemaah yang sudah mengurus administrasi.

“Untuk uang pelunasan gaji dapat diambil oleh yang bersangkutan, sehingga uang tersebut dapat ditransfer kepada yang bersangkutan,” jelasnya, Rabu (08/7/2020).

Pihaknya menyampaikan walapun uang tersebut diambil calon jemaah haji tetapdiberangkatkan di tahun yang akan datang,” walapaun uang uang pelunasan ditarik calon jemaah haji tetap diberangkatkan ndi tahun yang akan datang, sebab uang yang di tarik Tersebut hanya kisaran 12 juta, Sedangkan uang tersebut hanya biaya pemberangkatan saja,” jelasnya

Pihaknya menambahkan, uang setoran awal tidak bisa diambil mencapai 25 juta. Uang tersebut tidak boleh diambil.

“Jika uang tersebut diambil, maka pemberangkatan ke tanah suci akan gagal,” jelasnya.

Pihaknya menuturkan sejauh ini masih ada dua orang yang sudah melakukan pengambilan pelunasan Uang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

“Sejauh ini cuma ada dua orang yang melakukan pengambilan uang pelunasan tersebut,” jelasnya.

Wafir menambahkan, penarikan uang oleh  kedua calon jemah haji tersebut akan digunakan untuk biaya berobat.

“Alasan kedua calon jemaah haji tersebut, mau digunakan untuk biaya perobatan,” paparnya.

Pihaknya menambahakan, jika calon jemaah haji banyak yang menarik uang BPIH tersebut pihaknya khawatir tidak bisa melunasi pada tahun yang akan datang.

“Jika banyak yang mengambil, khawatir akan terjadi masalah seperti tidak bisa melunasi di tahun yang akan datang,  sebab harus mengumpulkan uang lagi,” ungkapnya.

Wafir menambahkan, jika salah satu calon jemaah haji mengambil uang BPIH, maka tidak akan menjadi prioritas untuk pemberangkatan haji jika ada pengurangan kuota oleh kantor wilayah.

“Bilamana ada kekurangan kuota, maka calon jemaah haji tidak bisa berangkat di tahun yang akan datang, sebab harus ada pelunasan,” paparnya.

Pihaknya berharap semoga di tahun yang akan datang tidak ada pengurangan kuota pemberangkatan jemaah haji.

“Saya harap calon jemaah haji, jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak, lebih baik jangan menarik uang tersebut,” ungkapnya. (saed/pai)

Komentar

News Feed