oleh

20 Persen BOS Belum Dicairkan, Semuanya untuk Sekolah Swasta

Kabarmadura.id/Sumenep -Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep menyampaikan, pencairan bantuan operasional sekolah (BOS) tahap ketiga untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah mencapai 80 persen.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Kasubbag Pembantuan Disdik Sumenep Tri Fatanah. Ia  menyebutkan, sisa 20 persen yang belum cair adalah milik SMP swasta.  Menurutnya, lambannya pencairan BOS merupakan hal yang lumrah, karena pemerintah tidak serta merta memberikan remomendasi pencairan dana BOS sebelum memastikan sekolah tersebut membelanjakan BOS sesuai dengan ketentuan, salah satunya untuk pembelian buku materi pelajaran.

Ia menambahkan, sekoah dituntut untuk memberikan laporan yang valid. Jika laporan belanja tidak sesuai dengan surat pertanggung jawaban (SPJ), maka pencairan dana BOS tidak bisa dilakukan. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir penyalahgunaan dana yang bersumber dari BOS.

Selain itu, sekolah yang belum menyapaikan SPJ, untuk sementara waktu pencairannya ditunda terlebih dahulu. Dampak dari lambannya pencarian BOS berakibat pada tertundanya pembelanjaan buku pelajaran sehingga dapat merugikan terhadap peserta didik. Menurutnya, yang lambat dalam  penyetoran SPJ adalah sekolah swasta.

 

“Kalau SMP negeri itu sudah diambil semua, karena memang secara administratif, sekolah negeri lebih sigap dalam merampungkannya. Tidak hanya tentang BOS tetapi untuk yang lain juga,” katanya, kemarin.

Untuk diketahui, jumlah SMP di Kota Keris ini sebanyak 183 . Terbagi menjadi 43 SMP Negeri sedangkan untuk SMP swasta berjumlah 140 sekolah. (ara/pai)

 

Komentar

News Feed