oleh

2020, PD Sumber Daya Dapat Suntikan Penyertaan Modal Rp12 M

Kabarmadura.id/Bangkalan– Dalam pembahasan draf Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) beberapa waktu lalu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bakal diproyeksikan mendapatkan suntikan dana di Anggaran Pendapatan Daerah dan Belanja (APBD) 2020. Salah satunya yakni PD Sumber Daya yang akan mendapatkan tambahan dana Rp12 miliar.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, suntikan dana untuk PD Sumber Daya meningkat kurang lebih Rp10 miliar. Karena pada tahun sebelumnya hanya disuntik dana sebesar Rp1,9 miliar. Hal tersebut sempat menjadi sorotan salah satu tim Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Musawwir. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, kontribusi PD Sumber Daya ke depan harus jelas agar dana suntikan tersebut tidak sia-sia.

“Sebenarnya, dalam pembahasan KUA-PPAS kemarin itu dana untuk PD Sumber Daya ini sangatlah fantastis. Cukup besar dan ini untuk apa belum ada kejelasan. Harus diperjelas,” katanya.

Ia tidak ingin tambahan dana tersebut hanya sia-sia. Meski, tak mempersoalkan tambahan anggarannya, Musawwir mengungkapkan, hanya perlu ada penjelasan dari eksekutif dan pihak PD Sumber Daya selaku penerima dana tersebut.

“Logikanya begini, kalau penyertaan modalnya besar, bagi hasilnya juga harus besar,” paparnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PD Sumber Daya Moh. Kamil mengklaim, suntikan modal sebesar Rp10 miliar lebih adalah sebagai penyertaan modal di tahun 2020.

“Karena BUMD PD Sumber Daya dari tahun 2015-2018 mendapatkan untung sebesar Rp10,4 miliar. Di mana hasil Rp10,4 miliar merupakan pernyertaan dari hasil untung 2019,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Plt Sekda Bangakalan Setiadabudhi menjelaskan, keuntungan yang dicapai oleh PD Sumber Daya sebelumnya kurang lebih sebesar Rp10 miliar. Untuk itu, pihaknya memberikan suntikan dana tersebut, sebab dari keuntungan tersebut dikembalikan lagi ke PD Sumber Daya untuk penyertaan modal.

“Dana tersebut dari keuntungan PD Sumber Daya yang dikembalikan lagi menjadi penyertaan modal,” pungkasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed