22 Ahli Waris Korban Diverifikasi Ulang

  • Whatsapp

SUMENEP-Sebanyak 22 ahli waris korban tenggelamnya Kapal KM Arin Jaya masih diverifikasi ulang. Verifikasi dibutuhkan sebagai persyaratan untuk menerima bantuan dana stimulan dari pemerintah, baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd Rahman Readi mengungkapkan, data lengkap para korban sudah ada dan terverifikasi.

“Kemarin ada perbedaan ahli waris, data ahli waris yang sudah masuk, minta direvisi oleh kepala desa,” ungkap Rahman saat dihubungi, Selasa (17/7).

Rahman manambahkan, verifikasi itu meliputi kejelasan hubungan darah antara ahli waris dan korban KM Arin Jaya yang meninggal dunia, apakah bibinya, tantenya, dan siapa yang berhak menerima. Ditambah lagi, ahli warisnya ada yang berasal dari Pulau Kalimantan.

Dana bantuan yang disiapkan Pemkab Sumenep sebesar Rp2,5 juta, sedangkan bantuan dari Pemprov, menurut ketua BPBD, masih belum diketahui nominal pastinya, namun yang pasti surat pengajuan itu sudah sampai ke meja gubernur.

Sebelumnya Kapal KM Arin Jaya rute Gowa-Gowa-Dungkek ini mengalami kecelakaan di perairan Gili Iyang pada 19 Juni, diduga karena diterjang ombak yang tinggi. Kecelakaan kapal motor tersebut menelan 60 korban, 38 orang selamat dan 22 orang meninggal dunia, satu orang korban hilang. Korban yang belum ditemukan adalah Moh Zihratul Ilma. (mad/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *