oleh

25 KPM tidak Penuhi Syarat BSPS

Kabarmadura.id/Sumenep-Berdasarkan verifikasi terhadap calon penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), terdapat 25 persen yang direkomendasikan untuk diganti.

Kepala Bidang Perumahan Dinas PU Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PU PRKP dan Cipta Karya) Sumenep Benny Irawan mengatakan, pengajuan bantuan BSPS yang sebelumnya belum mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat, bersamaan dengan penerapan New Normal program tersebut sudah mulai diverifikasi di sejumlah daerah.

“Realisasinya masih belum. Sekarang verifikasi di lapangan, dan hasilnya seperempat tidak layak atau gugur persyaratan,” katanya, Selasa (18/8).

Pada tahun 2019, Sumenep mempunyai jatah yang cukup banyak, yaitu 1.530 penerima bantuan. Sementara tahun, tercatat hanya sekitar 660 BSPS yang akan diberikan ke kelompok penerima manfaat (KPM).

Dari jumlah tersebut dipastikan akan terealisasi semua, sebab yang gagal akan dicari penggantinya yang masih satu lokasi atau satu desa. Sementara untuk yang sudah lolos verifikasi saat masih proses pembuatan rekening bank.

“Kami dapat dengan jumlah tersebut kuotanya. Tetapi saya tegaskan kembali itu ditinjau kembali takut ada yang tidak sesuai dengan ketentuan atau persyaratan. Misalnya, tanahnya bukan miliknya sendiri, bisa gagal itu,” imbuhnya.

Kendati demikian, Benny berharap agar bantuan tersebut meskipun ada KPM dinyatakan gugur tetap bisa dikerjakan semuanya, yaitu dengan pengajuan penerima baru. Tetapi yang mempunyai otoritas pengalihan itu adalah pihak kementerian.

“Kami terus menunggu pengajuan dari kepala desa yang bersangkutan, agar mencari pengganti bantuan tersebut, karena tidak boleh beda tempat harus sedesa,” pungkasnya. (ara/ong)

Komentar

News Feed