oleh

3 Alasan Syahrian Abimanyu Peras Keringat di Rumah

Kabarmadura.id – Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah paling tinggi penyebaran Covid-19 di Indonesia. Berdasarkan situs Pemerintah Provinsi Pemprov) DKI Jakarta corona.jakarta.go.id, Senin (20/4/2020) pukul 10.30 WIB sebanyak 3.112 pasien terinfeksi Covid-19.

Kondisi tersebut juga yang membuat gelandang muda Madura United Syahrian Abimanyu tetap mengikuti arahan pemerintah untuk meminimalisasi mobilitas; dengan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Kendati demikian, Abimanyu tetap rutin berlatih di dalam rumah. Abi tidak ingin kondisi fisiknya melemah ketika kondisi genting mulai membaik. Serta, dia berupaya untuk menjaga ketahanan tubuh di tengah wabah tersebut.

“Memang rutin latihan sendiri di rumah. Pertama, tujuannya untuk tetap menjaga kondisi fisik. Kedua, guna menjaga ketahanan tubuh. Ketiga, mendukung arahan pemerintah agar tetap berada di rumah supaya membantu mencegah peneyabarn virus ini,” jelas Abimanyu kepada Kabar Madura, Senin (20/4/2020) siang.

Lebih lanjut, gelandang bernomor punggung 17 di Madura United tersebut menjelaskan, terkadang dirinya membuat program sendiri. Atau, dia juga konsultasi dengan ayahnya sebagai asisten Pelatih Madura United Rasiman.

“Kadang latihan sendiri. Iya, tahu sedikit membuat program kondisi fisik. Terkadang juga, nanya kepada ayah bagaimana latihan yang bagus, lebih variatif agar tidak bosan. Dalam kondisi seperti ini tentu harus benar-benar terprogram, agar tidak asal berkeringat,” imbuhnya.

Di samping berolahraga, gelandang yang pernah menimba ilmu di Spanyol itu menceritakan, agar menjaga pola makan sehat untuk menjaga imun supaya tidak turun, sehingga mudah terjangkit Covid-19.

“Tidak hanya olahraga yang harus dijaga, kami juga harus merawat pola makan sehat agar imun kami tetap terjaga. Untungnya apa? Tidak mudah terjangkit virus ini. Semoga cepat selesai dan situasi kembali seperti semula lagi. Amin,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed