30 Persen SMA Swasta di Sumenep Batal Dapat Gratis SPP

  • Whatsapp
GAGAL CAIR: Banyak izin operasinal sekolah menengah atas (SMA) swasta yang kedaluarsa.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Banyaknya masalah izin operasional sekolah swasta, membuat sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) gratis untuk sekolah swasta harus ditangguhkan. Jumlah sekolah swasta tersebut sekitar 60 lembaga lebih, semuanya belum pernah merasakan SPP yang ditanggung Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) tersebut.

Kepala Cabang Disdik Jatim wilayah Sumenep Sugiono Eko Santoso mengatakan, khusus sekolah swasta, belum cair lantaran ada banyak yang izin operasionalnya mati. Tercatat, sebanyak 30 persen dari sekolah swasta yang operasinalnya mati.

“Kalau sudah selesai pengurusan operasianal izinnya, maka dalam waktu dekat sudah cair,” tegasnya.

Pencairan SPP sudah mulai sejak Juli tahun 2019. Dana dari program bernama Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) tersebut, sebesar Rp70 ribu setiap siswa per bulan untuk jenjang SMA. Sementara untuk SMK nonteknis, senilai Rp110 ribu dan yang teknis senilai Rp135 ribu.

“Itu langsung masuk kepada rekening sekolah, maka tidak boleh masing-masing sekolah SMK/SMA menarik SPP pada siswa,” katanya, Kamis (26/9/2019).

Sebegaimana diketahui, Pemprov Jatim memberikan bantuan berupa SPP bagi para SMA. Namun, hingga saat ini, khusus SMA swasta belum cair. Sebab, banyak yang izin operasionalnya sudah kedaluarsa.

Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Sumenep mencatat, terdapat 165 SMA/SMK di Kabupaten Sumenep. Rata-rata, 30 sampai 40 persen merupakan siswa tidak mampu. Para siswa tidak mampu tersebut, juga bisa mengambil dari Bantuan Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) atau bantuan SPP dari Pemprov Jatim tersebut.

Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid berharap, SPP gratis itu segera cair. Dengan begitu, para siswa tidak direpotkan kembali mengenai biaya dan tidak membebankan pada orang tua. Namun dia prihatin dengan banyaknya izin operasional sekolah yang kedaluarsa.

“Semoga cepat teratasi tanpa rintangan,” pungkasnya. (imd/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *