300 Penerima BPID di Sumenep Dikhususkan untuk Bayi dan Guru Ngaji

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BERTAHAP: Kepesertaan atau penerimaan BPID untuk BPJS Kesehatan masih dalam tahap pendataan.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Selain ibu melahirkan, bayi serta guru ngaji tahun ini mendapatkan jatah bantuan penerima iuran daerah (BPID). Bantuan dari pemerintah daerah itu pembiayaannya diklaimkan kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan Primer Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Ida Winarni menegaskan, bagi bayi melahirkan serta guru ngaji layak mendapatkan bantuan. Hal tersebut sama seperti pada perlakuan penerima BPID lainnya. Yakni, membayar iuran Rp35.000 yang seharusnya Rp42.000. Sementara sisanya pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp7.000.

Bacaan Lainnya

“Saat ini mulai ada peningkatan bantuan termasuk khusus bayi dan guru ngaji,” katanya, Rabu (9/6/2021)

Menurutnya, saat ini dalam tahap pencarian data dengan meminta bantuan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep. Hal itu dilakukan untuk mencari bayi yang sudah masuk pada kartu keluarga (KK).

“Saat ini terus dilakukan pencarian mas,” ucapnya.

Dia menambahkan, dari 130 ribu jatah BPID, saat ini masih tahap perombakan data lagi. Sebab, dari penerima BPID ada sebagian sudah masuk kategori mampu. Untuk keseluruhan untuk guru ngaji serta bayi disisakan kuota sebanyak kurang lebih 300 orang.

“Saat ini masih proses pendataan ulang,” tegasnya.

Menurutnya, mengenai validasi kepesertaan masih menunggu dari tim pendataan Yakni, Dispendukcapil dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep.

Sebelumnya, Kepala BPJS Kesehatan Fitri Choirudin mengakui, BPID untuk BPJS Kesehatan sudah dianggarkan. Harapannya, komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan program kesehatan tersebut perlu dukungan semua pihak. “Diharapkan tidak akan menghambat fasilitas kesehatan dalam pemberian pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,” pungkasnya. (imd/mam)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *