Pencairan Gaji Tersendat PP

(FOTO: KM/JAMALUDDIN) Laili Akmaliyah, Kasi Pembendaharaan BPKAD Sampang.

Kabarmadura.id/Sampang-Pencairan gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI/Polri, dan pensiunan di Kabupaten Sampang sampai saat ini masih tersendat. Sebab, Badan Pengelolaan dan Aset Daerah (BPKAD) Sampang masih belum menerima Peraturan Pemerintah (PP) pemberian gaji ke-13 tahun 2020.

Kepala Seksi Pembendaharaan BPKAD Sampang Laili Akmaliyah mengatakan, untuk tahun 2020 ini, dalam mencairkan gaji ke-13. perlu adanya PP sebagai dasar hukum. Sehingga, untuk langkah mencairkan, dirinya mengaku harus menunggu dasar hukum dari pemerintah pusat yang sampai kini tidak diketahui kejelasannya.

Ditambahkan, di dalam PP nantinya berisi penerima dan besaran gaji ke-13 sebanyak sekali gaji setiap bulannya. Jadi, jika tidak ada PP, itu penerima dan besarannya tidak bisa ditentukan.

Bacaan Lainnya

“Untuk mencairkan dan mengetahui nominalnya, kami masih menunggu PP. Tetapi, sampai saat ini tidak ada kejelasan,” ungkapnya, Selasa (21/7/2020).

Diterangkan, belum bisanya mencairkan gaji ke-13 itu bukan hanya terjadi pada Kabupaten Sampang saja. Melainkan, terjadi di semua daerah se-Indonesia.

Hal itu ia memprediksi, tersendatnya pencairan gaji ke-13 karena merupakan dampak dari adanya wabah Covid-19 yang saat ini belum kembali normal.

Ditanya kapan pencairan gaji ke-13 itu bisa dilakukan, pihaknya mengaku tidak tahu. Sebab, masih menunggu informasi lebih lanjut. Cuma untuk tahun 2019 lalu, pencairan gaji ke-13 dilakukan pada pertengahan tahun, tepatnya bulan Juli.

Dijelaskan, di tahun 2020 ini penerima gaji ke-13 tidak sama seperti umumnya atau tahun sebelumnya. Sebab, untuk PNS eselon II tidak akan mendapatkan gaji ke-13. (mal/nam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.