oleh

4 Tahun, 533 KPM di Sampang Tidak Terima Bantuan PKH

Kabarmadura.id/Sampang-Sebanyak 533 peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, tidak pernah menerima bantuan. Ironisnya, hal itu terjadi selama 4 tahun, tercatat sejak tahun 2017 hingga 2020.

Permasalahan tersebut terungkap, saat Bupati dan wakil Bupati Sampang hadir dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembanguan (Musrenbang) di Kecamatan Ketapang, Selasa (11/2/2020).

Data 533 KPM yang tidak menerima haknya selama empat tahun itu, pertama kali diungkapkan oleh Kepala Desa Karang Anyar Sabra’I di hadapan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat. Di hadapan Wabup, Sabra’i berharap agar warganya segera menerima bantuan PKH secepat mungkin.

Dirinya mengungkapkan, lambannya pencairan bantuan PKH di Desa Karang Anyar, bukan semata-mata akal-akalan kepala desa,  namun pihaknya hanya menunggu verifikasi dan validasi data dari kementrian.

“Semoga dengan dibentuknya tim khusus dari Kabupaten Sampang segera terealisasi dan warga Desa Karang Anyar segera merasakan PKH,” tuturnya.

Sementara itu Koordinator Kabupaten PKH Sampang Nanang Muldianto mengatakan, pihaknya akan melakukan validasi terkait 533 KPM yang ada tersebut. Namun pihaknya belum mengatahui diizinkan atau tidak oleh kepala desa, karena Koordinator Kecamatan Ketapang belum memberikan laporan.

Dirinya mengungkapkan, validasi ini dilakukan untuk mengatahui masih ada komponen yang menyatakan 533 KPM itu masih berhak menerima bantuan atau tidak.

“Setelah di validasi kami akan koordinasi dengan bank, kapan KPM tersebut bisa dilaksanakan penyalurannya. Karena itu masuk dalam Laporan Keuangan (LK) BPK tahun 2019. Maka, kita harus minta izin dari Kementrian Sosial dan menyurati banl untuk dapat disalurkan,” ungkapnya.

Selain itu dirinya menyampaikan, 533 peserta KPM itu merupakan sisa dari yang sudah menerima buku tabungan PKH, karena pada masa transisi 2017, penyaluran bantuan KPM terhbambat izin kepala desa.

“2017 itu kan transisi dari tunai ke non tunai, namum proses untuk menyerahkan buku tabungan ke KPM terkendala izin dari kepala desa, hanya 37 yang bisa disalurkan,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat mengatakan, permasalahan yang menimpa 533 KPM PKH di Desa Karang Anyar, akan segera dicarikan solusi agar warga segera menerima hak dari bantuan itu.

Bahkan dirinya mengaku, akan memerintah instansi terkait untuk membentuk tim khusus yang nantinya akan ditugaskan untuk melakukan verifikasi data. Dirinya menegaskan, persoalan itu akan menjadi atensi dan prioritas Pemerintah Kabupaten Sampang.

“Pemkab Sampang akan segera melakukan langkah cepat melalui tim khusus untuk verifikasi data. Bila data sudah valid, segera mungkin meminta agar bantuan itu segera disalurkan kepada KPM PKH,” tutupnya. (mal/pin)

 

Komentar

News Feed