oleh

400 Perusahaan Gaji Karyawan di Bawah UMK

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumenep mengklaim, sudah ada peningkatan jumlah perusahaan yang membayara gaji karyawan sesuai dengan upah minimum kabupaten (UMK). Dari 565 perusahaan yang sudah terverifikasi dan menyatakan siap untuk membayar gaji karyawan sesuai UMK, ada 165 perusahaan dari sebelumnya hanya 57 perusahaan yang sudah melaksanakannya.

Kepala bidang (Kabid) Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Disnakertrans Sumenep Ach Kamarul Alam menyampaikan, peningkatan tersebut terjadi setelah pihaknya memberikan pemahaman dan monitoring dengan sejumlah perusahaan di Sumenep. Sementara sisa perusahaan lainnya ternyata mengaku belum siap membayar sesuai UMK.

“Kalau data terbaru yang sudah membayar UMK perusahaan itu sudah ada penambahan dari bulan Februari kemarin, hal itu terlihat dari laporan yang sudah sampai ke kami, tetapi yang pasti akan terus diawasi,” katanya, kemarin.

Meskipun sejauh ini pihaknya belum bisa memberikan sanksi bagi yang melanggar ketentuan ini, tetapi pihaknya bisa melaporkan perusahaan-perusahaan ke pengawas Disnakertrans Jawa Timur (Jatim), yang pada akhirnya perusahaan akan mendapatkan sanksi langsung.

“Kenapa bisa bertambah yang membayar sesuai UMK karena pengawas yang dari Jawa Timur itu melakukan peninjauan langsung ke salah satu perusahaan di Sumenep ini, sementara upaya kami nanti kalau sudah berkali-berkali tidak mempan diperingati maka akan kami laporkan ke pengawas tadi,” imbuhnya.

Alam menambahkan, pihaknya berjanji akan memperjuangkan hak-hak yang harus didapatkan oleh para tenaga kerja. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan kembali melakukan monitoring untuk mengkroscek kembali perusahaan-perusahaan, dan yang tetap belum membayar sesuai UMK maka akan dilaporkannya.

Sementara itu, Syaiful Hadi, karyawan di salah satu perusahaan di Sumenep mengaku masih mendapatkaan gaji di bawah UMK, dan tidak mendapatkan jaminan kesehatan berupa BPJS.

“Sekarang masih sama dengan gaji sebelumnya. BPJS  tidak dapat, kalau gaji ada tetapi tidak sampai satu juta lima ratus,” paparnya. (ara/pai)

Komentar

News Feed