470 Berkas Pengajuan Banpres UMKM Bangkalan Tidak Penuhi Syarat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BERJUALAN: Kendati persyaratan yang harus dipenuhi sangat mudah, namun masih mengalami kesalahan dalam pemenuhan berkas.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Sebanyak 470 berkas pengajuan bantuan produktif usaha mikro untuk pelaku usaha kecil menengah (UMKM) di Bangkalan dikembalikan. Dari total semula 3.520 pengajuan, kini hanya tersisa 3.050 yang diterima dan dilanjutkan tahap seleksi.

Bantuan untuk membantu pemulihan ekonomi wirausaha itu diusulkan 12 Agustus 2021 lalu. Setelah proses pendaftaran dinyatakan ditutup, pelaku UMKM yang mendaftar tinggal menunggu proses pencairan.

Bacaan Lainnya

“Jika diterima, para UMKM nantinya akan mendapat bantuan BLT dengan besaran nominal Rp1,2 juta,” ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan, Iskandar Ahadiyat.

Akan tetapi, dari total 3.520 pelaku usaha yang diajukan, terdapat 470 berkas pengajuan pelaku UMKM yang dikembalikan. Alasannya, karena ditemukan ada kesalahan data, sehingga harus dikoreksi ulang. Sedangkan sisanya tidak bisa diperbaiki karena ada kesalahan, yakni NIK ganda dan mendapatkan bantuan lainya.

Lelaki yang akrab disapa Yayat itu menanbahkan, saat ini sudah pencairan melalui Bank BRI dan BNI.

Soal banyaknya berkas yang dikembalikan, Yayat cukup menyayangkan, karena persyaratan untuk mendapatkan bantuan BPUM UMKM tidaklah sulit, cukup menyetor foto copy KTP, KK, foto usaha dan surat keterangan usaha dari kepala desa setempat.

“Saya harap yang belum bisa mendapatkan bantuan bisa bersabar, semoga nanti ada lagi,” paparnya.

Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Moh Rokib juga menyayangkan masih adanya berkas yang dikembalikan oleh pemerintah pusat itu. Padahal dia menginginkan semua pelaku usaha bisa mendapatkannya.

Dia juga meminta kepada dinas terkait untuk bergerak cepat dalam pengusulannya. Tetapi nyatanya,pemeriksaan berkas seolah dilewati, sehingga pelaku usaha yang sebelumnya tidak tahu, akhirnya gagal mendapatkan.

“Ke depan, ini akan jadi upaya evaluasi, agar semua pihak bisa bekerja sama membantu masyarakat,” ucap Rokib. (hel/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *