oleh

Peninjaun FIFA Tunggu Renovasi SGB Rampung

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Realisasi renovasi Stadion Gelora Bangkalan (SGB) untuk dijadikan venue latihan piala dunia U-20 belum terealisasikan. Hal tersebut mengakibatkan peninjauan dari Federation of International Football Association (FIFA) diundur. Padahal rencana untuk dijadikannya lokasi latihan itu akan dilaksanakan tahun depan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan Sa’ad Asdjari mengatakan, peninjauan dari FIFA ini masih menunggu renovasi SGB selesai. Sehingga untuk memastikan apakah layak dijadikan venue akan diketahui setelah adanya penilaian dari FIFA tersebut.

“Selama ini belum ada peninjauan dari FIFA, itu bergantung dari ketentuan FIFA apakah memenuhi syarat atau tidak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sa’ad menjelaskan, FIFA baru bisa melakukan peninjauan setelah renovasi SGB dinyatakan finishing. Selama belum selesai, FIFA belum bisa melakukan peninjauan. Sedangkan, untuk persyaratan untuk melakukan renovasi baik dari Kemenpora dan Kementerian PUPR, dia mengungkapkan, sudah memenuhinya.

“Satu misalnya ketersedian kami untuk menerima hibah itu sudah kami siapkan. Kemudian persyaratan kedua bahwa lahan itu memang milik kami, yakni pemerintah daerah Kabupaten Bangkalan,” terangnya.

Mengenai lahan, dia juga mengatakan, tidak ada masalah. Sehingga SGB sudah siap untuk dilakukan renovasi. Dia memperkirakan akhir bulan 2021 baru bisa dilakukan peninjauan FIFA.

“Seperti kamar mandinya harus pakai shower, rumputnya juga harus sesuai standar,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan berpesan, agar Dispora membuktikan bahwa SGB masih layak baik dari segi kuantitas dan kualitas secara nasional. Kemudian, meskipun tidak dijadikan sebagai tempat pertandingan dirinya mengaku bangga  untuk dijadikan latihan piala dunia U-20.

“Kualitas SGB sangat diperhatikan oleh nasional, jadi harus benar-benar diberikan secara baik,” terangnya.

Nur Hasan menyampaiakan, dengan venue latihan piala dunia U-20 ini juga merupakan kesempatan Bangkalan dalam meningkatkan prestasi olahraga. Sejauh ini belum ada koordinasi dengannya baik pembahasan anggaran atau persiapan lainnya.

“Kami berharap dari Dispora nanti ada pembahasan-pembahasan dengan Komisi D, agar nantinya kami saling mendukung baik kekurangan maupun persiapannya,” pungkasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed