oleh

Pelanggaran Kampanye belum Tercium Bawaslu Sumenep

KABARMADURA.ID, Sumenep – Pilkada Sumenep mulai masuk tahapan kampanye. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumenep telah memberikan pedoman teknis kegiatan kampanye. Selain soal materi kampanye, ada kewajiban mematuhi pedoman protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Komisioner Bawaslu Sumenep Imam Syafi’i mengatakan, di masa wabah Covid-19 ini, ada pengaturan terhadap volume kampanye yang dilakukan calon ataupun tim suksesnya.

“Untuk aktivitas kampanye tidak boleh dilakukan di tempat terbuka, dan jumlah maksimal undangan atau yang dilibatkan hanya 50 orang, termasuk prokesnya juga menjadi atensi untuk diawasi,” katanya, Selasa (20/10/2020).

Sampai saat ini, belum ada temuan aktivitas kampanye calon, meskipun pasangan nomor urut dua dua, Fattah Jasin-Ali Fikri (Gus Acing-Mas Kiai) sudah mengajukan pemberitahuan untuk melakukan kampanye.

Pasangan calon bupati dengan jargon Sumenep Barokah itu sudah melakukan kampanye, bahkan sempat diberikan teguran melalui panwascam, karena ada dugaan melanggar protokol kesehatan (prokes).

“Ada empat kali jadwal kampanye yang diberitahukan ke kami oleh paslon dua, tapi semuanya sudah dilaksanakan, sehingga jika saat ini paslon tersebut melakukan turba (turun ke bawah), itu bukan kampanye, tapi karena diundang oleh masyarakat,” imbuhnya.

Empat lokasi yang dimaksud, yakni Kecamatan Kalianget, Kota, Dungkek dan Kecamatan Batuputih.

Meskipun aktivitas turba yang dilakukan oleh paslon dua sebagai tamu undangan atau bukan inisiatif calon atau timnya, pihaknya akan tetap memantau, sehingga jika nanti ada indikasi atau konten forum tersebut berbau kampanye.

Sementara untuk paslon satu, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva), pihaknya menilai belum melakukan kampanye sama sekali, dengan tanpa aktivitas, pasangan dengan jargon Bismillah Melayani itu masih aman dari indikasi pelanggaran prokes.

“Pasangan nomor urut satu masih belum terpantau melakukan aktivitas kampanye, sehingga sampai saat ini berdasarkan pengawasan dan laporan masih belum terdeteksi pelanggaran prokesnya,” paparnya.

Pada pelaksanaan Pilkada Sumenep yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang,  terdapat dua pasang calon. Keduanya antara lain Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dan Fattah Jasin-Ali Fikri.

Paslon Achmad Fauzi-Dewi Khalifah menyandang nomor urut satu. Pasangan yang juga dikenal dengan sebutan ZiVa ini, diusung PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sedangkan Fattah Jasin-Ali Fikri diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Nasdem dan Partai Hanura. (ara/waw)

Komentar

News Feed