oleh

KABARMADURA.ID, Sampang – erdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sampang,angka kemisikinan didominasi oleh penduduk yang bekerja sebagai petani. Sejak tahun 2011 hingga 2019, angka kemiskinan mencapai 202, 21 ribu jiwa atau 20,71 persen.

Atas hal itu, Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang tahun 2021 merencanakan formula baru. Yakni membantu meningkatkan hasil panen petani melalui sisten pertanian yang modern.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispertan Sampamg Suyono membenarkan hal itu, karena mayoritaspenduduk adalah petani. Terlebih, lahan yang dimiliki oleh petani rata-rata tidak sampai satu hektar.

“Kemiskinan memang didominasi petani, karena penduduk mayoritas petani, tapi kami akan berupaya untuk meningkatkan pendapatan,” tuturnya, Senin (26/10/2020).

Dengan kepemilikan lahan dibawah dua hektar atau 0,1 hektar, sangat berat untuk meningkatkan pendapatan. Sehingga dia menyarankan agar lahan yang biasanya ditanami hanya satu kali semusim, bisa dua kali semusim. Petani juga akan diajarkan beternak yang berkualitas. Sembari menunggu panen, bisa mengelola peternakan.

“2021 kami akan ajarkan petani untuk mengelola peternakan selain di bidang pertanian, dan ini sebagai penambahan hasil agar kemiskinan ini menurun,” imbuhnya.(mal/waw)

 

Komentar

News Feed