oleh

Rektor se-Madura Berkumpul, Segerakan Syaikhona Kholil Digelari Pahlawan

KABARMADURA.ID, Pamekasan -Momentum 10 November 2020 yang bertepatan pada Hari Pahlawan,sejumlah pimpinan kampus yang tergabung pada Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Madura (Forpim PTM), mengusulkan Muhammad Syaikhona Kholil untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Ulama asal Bangkalan itu, dinilai memiliki jasa yang sangat besar dalam membentuk karakter peradaban manusia Indonesia.

MenurutKetua Forpim PTM Muh. Syarif yang juga rektor Universitas Tronoyo Madura (UTM), deklarasi penetapan Muhammad Syaikhona Kholil Bangkalan, juga karena menginspirasi para pemimpin bangsa Indonesia, khususnya rekomendasi berdirinya Nahdlatul Ulama yang sudah mengantarkan moderasi beragama masyarakat Indonesia.

“Sementara kami mengumpulkan dokumen, tadi para pimpinan perguruan tinggi sudah menyepakati, dan akanada tindak lanjut pertemuan khusus di STAI Syaikhona Kholil Bangkalan,”ungkapnya, Selasa (10/11/2020).

Syarif juga menyampaikanakan fokus mempersiapkan pembuatan naskah akademik dalam rangka penentuan Muhammad Syaikhona Kholil sebagai pahlawan nasional.

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura Mohammad Kosim sependapat dengan akan usulan tersebut. Syaikhona Kholil dinilai sbegai tokoh panutan dalam menyelaraskan beragama masyarakat Indonesia, bahkan atmosfernya sudah sangat terasa pada pembentukan pradaban manusia masa kini.

“Beliau sangat layak sekali sebagai pahlawan nasional,”paparnya.

Sementara Rektor Universitas Wiraraja Sumenep Sjaifurrahman, menegaskan perihal yang sama atas pengusulan Muhammad Syaikhona Kholil, mengingat kiprahnya sangat urgen dalam mengantarkan perwajahan kepemimpinan di Indonesia.

“Beliau sebagai kiai besar yang sudah mengantarkan berbagai santri menjadi ulama besar yang berkontirbusi untuk pendidikan Indonesia,”pungkasnya.(rul/waw)

 

Komentar

News Feed