5 Ribu Guru Ngaji di Sumenep Tidak Tercover Bantuan

(KM/IMAM MAHDI) DIBATASI: Pemkab Sumenep akan memberikan bantuan untuk 2.000 ngaji di tahun ini.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep hanya menyasar 2.000 guru ngaji untuk diberikan bantuan. Padahal, jumlah guru ngaji di Sumenep mencapai 7.000 orang. Salah satu yang menjadi kendala tidak tercovernya semua guru ngaji yaitu minimnya anggaran yang tersedia.

Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Setkab Sumenep Kamiluddin mengatakan, pencarian bantuan akan dilakukan secara bertahap. “Mohon bersabar, sebab tidak semua guru ngaji mendapatkan,” katanya, Kamis (19/5/2022).

Menurutnya, setiap guru ngaji akan mendapatkan bantuan senilai Rp1,2 juta. Kemudian, untuk pencairannya dilakukan pada Juni atau Juli. “Pencairan tersebut semakin meningkatkan para guru ngaji yang ikhlas mengajari anak didiknya selama bertahun-tahun,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Pria kerap disapa Kamil itu menegaskan, bantuan disalurkan melalui Bank BPRS Bhakti Sumekar. Bantuan tersebut sifatnya stimulan agar guru ngaji memiliki semangat mendidik anak-anak.

“Beberapa tahap akan dilakukan. Tahun depan akan terus dilakukan mengingat guru ngaji adalah guru agama yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Menurutnya, jika sudah tidak mengajar lagi, insentif dicabut. Setiap penerima akan dilakukan verifikasi. Sebab dikhawatirkan sewaktu-waktu guru ngajinya sudah berhenti. “Semua penerima akan dicatat agar tidak terjadi penerima ganda,” ucapnya.

Sementara itu, Fathullah salah satu guru ngaji asal Bluto serta Moh. Badri asal Lenteng mengaku hingga saat ini belum dapat bantuan dari pemerintah. “Saya tidak begitu mengharapkan itu, karena tujuannya bukan itu. Tetapi, jika diberikan, akan diterima,” ucap Holla

Sementara Moh. Badri, mengaku akan selalu mengajari anak didiknya dengan sepenuh hati. Ia meyakini terkait bantuan ada tuhan yang mengaturnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.