oleh

50 Ribu Lansia di Bangkalan Belum Divaksin

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Proses vaksinasi pada lansia belum sepenuhnya selesai. Dari target lansia 52.640 orang, untuk vaksin dosis I masih sebanyak 608 atau 1,16 persen. Sedangkan, untuk vaksin lansia dosis 2 sebanyak 164 atau 0,31 persen.

Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Siska Damayanti mengatakan, banyaknya lansia yang belum divaksin karena salah satu alasan menunggu usai bulan Ramadan. Seperti halnya dengan pekerja publik yang memilih usai lebaran untuk melakukan vaksin, karena takut membatalkan puasa.

“Lansia kendalanya hanya karena bulan puasa. Mereka memilih pelaksanaan pasca hari raya,” ujarnya, Senin (4/5/2021)

Sedangkan semenjak vaksinasi tahap pertama pada tenaga kesehatan hingga vaksinasi tahap kedua pada pekerja publik. Siska menambahkan, memang ada laporan keluhan usai vaksinasi. Namun, berapa orang dan apa saja keluhan atau efek samping pasca vaksinasi dia mengaku, belum melakukan rekap.

“Seperti meriang, jika punya riwayat alergi biasanya bintik-bintik merah tapi jarang,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan mengungkapkan, vaksinasi harus dituntaskan sepanjang vaksinnya masih mencukupi. Terutama pada vaksinasi masyarakat yakni pekerja publik yang sudah vaksin tahap 1 harus segera divaksin.

“Kemudian masalah lansia ini yang rentan terjangkit itu lebih rentan daripada usia muda harus didahulukan,” ujarnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed