Warga Kampung Jergud, Desa Patapan Sumbangan Bangun Jalan 1,7 Kilometer

  • Bagikan
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) KEMAUAN BERSAMA: Masyarakat Desa Patapan membanguna jalan sepanjang 1.700 meter dengan dana senilai Rp63 juta yang didapat dari sumbangan warga setempat dan yang ada di perantuan.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Warga Kampung Jergud, Desa Patapan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, kompak membangun jalan penghubung dua desa sepanjang 1.700 meter, yakni jalan Desa Patapan dan Desa Kemuning Kecamatan Sampang.

Anggaran pembangunannya senilai Rp63 juta, didapat darisumbangan masyarakat Desa Patapan, termasuk masyarakat yang ada di perantuan, seperti Jakarta dan Surabaya.

Jalan tersebut awalnya hanya bisa dilintasi dengan jalan kaki.Usai dibangun dengan lebar 3 meter, tidak sedikit kendaraan roda dua ataupun roda empat yang melintas dijalan baru tersebut. Bahkan terlihat lebih ramai kendaraan yang melintas. Sebab, akses menuju jalan raya lebih dekat.

Warga Desa Patapan yang hendak melintas, Asmin menuturkan, adanya jalan sangat membantu masyarakat setempat, karena selain lebih dekat menuju jalan raya, juga membantu akses menuju area persawahan.

Pembangunan jalan tersebut sangat didukung oleh masyarakat setempat, termasuk pemilik tanah, sehingga warga setempat sangat antusias bergotong royong. Pengerjaannya berlangsung sekitar 10 hari.

Lahan yang dijadikan jalan tersebut, berasal dari milik warga dan dilepaskan dengan suka rela. Karena, jalan tersebut merupakan akses yang sangat penting untuk dibangun.

“Ini dilakukan dengan gotong royong bersama masyarakat, setiap hari itu kadang sampai 120 orang. Dan ahamdulillah tanah masyarakat dikasih dengan gratis, jadi ini atas kemauan bersama. Sebelumnya, kami tidak memberi tahu kepala desa, tapi ketika sudah selesai, kami laporkan,” ungkapnya, Minggu (20/12/2020).

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Patapan Ach. Zaikhu melalui BPD Desa Patapan H. Badrus Saman mengapreasiasi adanya pembangunan jalan secara gotong royong. Sebab, kebersamaan ini merupakan penujukan bahwa masyarakat Desa Patapan kompak dan kondusif.

Dia mengakui bahwa tidak tahu akan adanya pembangunan jalan tersebut. Namun ketika semuanya sudah hampir selesai, ada tiga orang yang datang ke kepala desa untuk menyampaikan bahwa ada pengerjaam jalan dengan dana swadaya.

Baca juga  Dishub Sumenep: Rp10 Miliar untuk 8 Pembangunan Pelabuhan

“Jalan itu dibangun dengan swadaya yang dilakukan oleh masyarakat Desa Patapan. Jadi saya berterimakasih atas kekompakannya untuk membangun desa ini,” tutur mantan kades itu.

Kendati demikian,dia berharap Pemerintah Kabupaten Sampang khususnya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi atau Pemerintah Provinsi Jawa Timur hadir untuk mendukung masyarakat Desa Patapan yang sudah membangun jalan dengan dana swadaya, agar jalan tersebut kualitasnya dapat ditingkatkan. Semisal pinggirannya dibuat pelapis dan jalannya diaspal.

Bahkan dia berharap, warga Sampang mempunyai inisiatif seperti masyarakat Komuning dan Patapan dalam membangun desa secara bersama.

“Saya berharap kepada pemerintah untuk membantu jalan ini, agar program APBD atau pokmas dana provinsi dan dana lainnya bisa turun ke desa kami, biar jalan lebih bagus. Dan saya banyak-banyak terima kasih kepada warga Patapan dan Kamoning,” pungkasnya. (mal/waw)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan