oleh

528 Pendaftar CPNS di Sampang Akan Berlomba di SKB

Kabarmadura.id/Sampang-Berdasarkan data hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) calon Pegawai Negerti Sipil (CPNS) tahun 2019, di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang, ada sebanyak 528 peserta yang akan mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB).

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Informasi Kepegawaian dan Pengembangan Karir BKPSDM Sampang Hendro Sugiarto. Menurutnya, antusiasme masyarakat Kota Bahari untuk menjadi abdi negara relatif tinggi.

Itu kata dia, dapat dilihat dari jumlah pendaftar yang mengirimkan lamaran, yakni mencapai 5.646 pelamar, namun ribuan pula harus gugur dalam tes SKD beberapa waktu lalu.

“Untuk pendaftar CPNS yang berhak ikut SKB hanya 528 peserta. Maka kami minta untuk mempersiapkan diri mengikuti tesnya, agar bisa lolos,” ucap Hendro Sugiarto kepada Kabar Madura, Kamis (26/3/2020).

Dirinya menjelaskan, setelah dilakukan tahapan seleksi administrasi, diketahui ada sebanyak 546 pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Pelamar tersebut tidak bisa mengikuti pelaksanaan SKD.

Dengan demikian, hanya 5.100 peserta yang berlanjut pada tahap tes SKD. Pada tahap SKD jumlah peserta yang bisa melanjutkan ke tahapan SKB hanya tinggal 528 peserta. Proses penentukan kelulusan itu, langsung ditentukan oleh sistem yang bekerja secara online.

Lanjut dia, para peserta yang akan mengikuti SKB harus belajar untuk mempersiapkan diri mengikuti SKB. Hal itu sangat penting agar peserta bisa menjawab pada saat pelaksanaan tes, sedangkan untuk peserta yang tidak bisa ikut SKB, dirinya berharap untuk tetap bersabar karena masih ada peluang untuk ikut seleksi tahun depan.

“Sejatinya peserta yang lolos SKD dan bisa ikut SKB ini sudah ada, tetapi kami belum bisa menentukan jadwal pelaksanaan SKB, karena pemerintah pusat melakukan penundaan jadwal SKB,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Hendro itu menerangkan, untuk formasi pemenerimaan CPNS di Sampang, masih belum sebanding dengan jumlah pelamar. Untuk tahun 2019 ini, Sampang hanya mendapatkan jatah 290 formasi.

Jumlah itu lanjut dia, malah berkurang 110 dari usulan formasi yang diajukan pemerintah daerah ke Kemenpan RB, yakni sebanyak 400. Karena kekurangan ASN di Sampang hingga saat ini masih banyak.

“Sebenarnya, kami mengajukan sebanyak 400 formasi, tetapi oleh kementerian hanya dikasih 290 formasi, prinsipnya kami tetap mengajukan kekurangan ASN ini,” tandasnya. (sub/pin)

 

Komentar

News Feed