oleh

Pengajuan Pemecah Ombak Pantai Tlangoh Mandek

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Dinas Perikanan Bangkalan sebelumnya mengajukan dana sebesar Rp 5 Miliar untuk pengadaan pemecah ombak. Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi ancaman abrasi di Pantai Tlangoh, Desa Tlangoh, Kecamatan Tanjung bumi Bangkalan. Tetapi sampai beberapa bulan pengajuan dilayangkan belum ada jawaban yang jelas dari pemerintah terkait.

Kepala Dinas Perikanan Bangkalan Muhammad Zaini menyampaikan bahwa upaya tersebut sedang terus diupayakan masuk pada meja kementerian pusat. Sebab, ancaman abrasi tersebut tentu menjadi keresahan bagi warga.

”Pengajuan sudah akan memasuki meja kementerian, dan sudah ada yang bawa,” katanya.

Dirinya mengajukan dana sebanyak Rp 5 Miliar hanya untuk menanggulangi ancaman tersebut Selain itu dikarenakan jatah dana di daerah dan provinsi tidak mampu. Pihaknya mengajukan kepada Kementerian Pusat. Dengan harapan diterima sesuai dengan rancangan dan perencanaan.

”Saya dapat tawaran bantuan dari seseorang, sudah 2 bulan yang lalu dibawa tapi tidak ada kepastian,” tuturnya.

Pemecah ombak di Bangkalan sudah ada di dermaga Tanjung Bumi. Tetapi itu merupakan pengadaan dari Kementerian perhubungan. Bukan dari kelautan. Untuk yang sedang diajukan merupakan khusus untuk menangani abrasi di pantai Tlangoh itu.

”Kalau yang di dermaga itu bukan kami yang mengajukan, itu dari perhubungan,” ungkapnya.

Kepala Desa Tlangoh, Qudratul Hidayat mengutarakan, harapannya dan para warga tetap. Yakni bantuan yang sudah diajukan diupayakan bisa berhasil. Sebab, warga takut akan terus meluas. ”Kami harap yang sebelumnya sudah kami perbincangkan bisa direalisasikan segera, agar lebih baik,” sebutnya.

Selain mengikis pantai, rumah warga akan menjadi ancaman. Sehingga perihal upaya pencegahan seperti itu memang seharusnya dilakukan. Mengingat semakin hari semakin luas dampaknya.

”Kami siap membantu semampu kami, sambil lalu menunggu bantuan itu datang,” pungkasnya. (km 59/bri)

Komentar

News Feed