57 KPM Penerima RTLH di Sumenep Dicoret

  • Bagikan
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DIKERJAKAN: Proses RTLH tahun 2020 masyarakat saling bantu untuk merealisasikannya.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas PU Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PU PRKP dan Cipta Karya) tahun ini menggelontorkan anggaran cukup besar untuk pembangunan rumah tak layak huni (RTLH), namun bantuan itu diprediksi molor lantaran keluarga penerima manfaat (KPM) banyak yang tidak sesuai persyaratan.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Benny Irawan mengatakan, tahun ini anggaran sebesar Rp5,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran itu diperuntukkan kepada 225 KPM.

Beni menambahkan, meski nanti dalam proses verifikasi sudah dinyatakan gugur, misalnya sudah dapat bantuan dari sumber lain. Hal itu bisa diganti asal masih satu desa atau wilayah. Dengan catatan pengajuan kembali di perubahan anggaran nanti.

“Tidak semudah itu menggantinya harus ada pengusulan ulang nanti, tetapi prosesnya sangat ketat dan panjang, rencana nanti dikerjaan secara bersamaan dengan yang perubahan,” imbuhnya.

Seluruh RTLH saat ini masih belum tersalurkan, dari hasil verifikasi awal yang sesuai persyaratan hanya 168 KPM. Selebihnya 57 KPM dinilai tidak layak menerima bantuan RTLH.

Ditambahkannya, bantuan RTLH sebesar Rp15 juta tidak langsung cair 100 persen. Diselesaikan dulu tahap pertama maka setelah selesai laporannya baru bisa cair lagi.

“Nomenklaturnya berbentuk uang, maka harus sesuai dengan KMP yang diajukan, jika tidak sesuai tidak bisa,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi lll DPRD Sumenep M Ramzi mengingatkan, bantuan sosial (bansos) seperti itu sangat rawan jadi bancakan, maka menekankan agar bantuan segera direalisasikan agar dirasakan manfaatnya, dan yang paling penting harus dikawal dengan ketat.

“Sebab jika terlalu akhir nanti salah satu KPM dapat dari pihak lain, kan pas gagal nanti. Termasuk pantau pelaksanaannya agar dapat diterima secara utuh,” paparnya. (ara/mam)

Baca juga  Musim Penghujan, BPBD Imbau Masyarakat Waspada Bencana Longsor
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan