oleh

Baru Selesai, Warga Keluhkan Proyek Lapen

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Proyek lapen yang menghubungkan Desa Kamondung dengan Desa Meteng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang baru selesai dikerjakan akhir tahun 2020. Namun, kondisi aspal kini banyak mengelupas.

Keadaan itu dikeluhkan warga. Sebab, dinilai kualitas tidak jalan dan pengaspalan tidak normal. Banyak lapisan yang tipis. Termasuk kondisi jalan banyak yang bergelombang karena lapisan tidak rata.

Seorang warga bernama Ahmad, 35, yang ditemui di sekitar lokasi jalan mengaku kecewa dengan pekerja proyek. Sebab menurutnya, kualitasnya asal-asalan.

“Lihat saja kondisinya, Mas. Sudah banyak yang mengelupas,” ungkapnya.

Dia mengutarakan, proyek jalan itu cukup panjang. Kondisi jalan memprihatinkan. Padahal, masih digunakan kurang lebih sekitar dua bulan lebih. Namun kondisi aspal sudah tidak utuh di sejumlah titik.

Dia mengaku saat proyek dikerjakan, sesuai RAB, ketebalan jalan harus lima sentimeter. Namun setelah proyek selesai, masih banyak titik yang tidak sesuai ukuran. Terutama titik pekerjaan yang jauh dari pemukiman warga. Akibatnya, dengan lapisan aspal yang tipis, mudah mengelupas.

“Kroscek saja. Lebih masuk ke dalam yang jauh dari pemukiman warga. Pekerjaan jalan ini panjang. Mulai Desa Kamondung sampai Desa Meteng,” tegasnya.

Pantauan Kabar Madura di lokasi, kondisi jalan yang tergolong masih baru sudah banyak mengelupas. Bahkan, beberapa titik cukup parah nyaris tidak terlihat aspal. Sehingga, kondisi itu dikeluhkan warga setempat.

Informasi yang dirangkum, proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Alvin Jaya. Dengan pagu anggaran terkoreksi senilai Rp993.900. 000. Pekerjaan di bawah kendali Dinas PUPR Sampang itu bervolume kurang lebih dua kilometer.

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Sampang, Hasan Mustofa membenarkan adanya proyek tersebut. Pihaknya mengaku sudah melakukan pengecekan pasca pembangunan selesai. Dinilai pekerjaan sudah sesuai RAB.

“Di sana pekerjaannya sudah sesuai perencanaan. Kami tidak menemukan kekurangan. Tapi kita tetap rekomendasikan jika dalam masa pemeliharaan ada kerusakan,” katanya.

Dia mengaku, di sekitar proyek yang dilakukannya, ada pekerjaan lain. Namun, dipastikan proyek jalan yang jaraknya tidak jauh bukan tanggung jawab Dinas PUPR. (man/nam)

DATA & FAKTA PROYEK LAPEN

Penanggung Jawab: CV. Alvin Jaya

Pagu anggaran terkoreksi: Rp993.900.000.

Pengendali pekerjaan: Dinas PUPR Kabupaten Sampang.

Volume: kurang lebih 2 kilometer.

Ketebalan: lima cintimeter

Akhir pekerjaan: Desember 2020

Pemanfaatan: 2 bulan lebih.

Komentar

News Feed