6 Pejabat Daerah Bangkalan Gagal Divaksin

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) GEMETAR: Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo menyuntikkan vaksin kepada Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Vaksinasi serentak kepada jajaran Forkopimda Bangkalan, Rabu (27/1/2020), terdapat 13 pejabat yang divaksin. Pada vaksinasi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bangkalan itu, ada tiga pejabat daerah tidak disuntik, antara lain kepala rutan, ibu bupati Bangkalan dan anggota DPR RI Ra Imron.

Selain ketiganya, 3 Forkopimda Bangkalan, yakni Dandim, kepala Polres (kapolres) Bangkalan dan Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Mohni juga ikut tidak divaksin.

Bacaan Lainnya

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menuturkan, tidak divaksinnya ketiga lantaran kapolres pernah terinfeksi covid-19.

Sedangkan wabup dikarenakan terbatasnya usia, yakni sudah masuk 61 tahun. Sehingga total yang tidak divaksin ada enam pejabat daerah.

“Pak Dandim masih video call, nanti katanya menyusul,” katanya usai disuntik vaksin.

Sebelum disuntik, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Antara lain, pendaftaran dengan menunjukkan nomor induk kependudukan (NIK), kemudian harus dilakukan screening berupa suhu, fisik, tensi serta penyakit komorbid. Sebab, penerima vaksin tidak boleh memiliki penyakit komorbid.

“Vaksin hari ini tahap pertama, nanti ada vaksin kedua,” ujarnya.

Sementara itu, Kamis (28/1/2021), kekurangan vaksin sebanyak 1.400 dosis akan tiba. Vaksin tersebut langsung akan disalurkan kepada 27 faskes di Bangkalan yang masih kurang. Di mana sasarannya yakni tenaga kesehatan (nakes).

Untuk masyarakat umum, Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo menuturkan, setelah vaksinasi nakes. Setiap faskes akan diberikan vaksin sesuai dengan kebutuhan dan jumlah nakes.

“Untuk masyarakat kami belum pastikan, sebab usai nakes, pelayan pabrik, polres, kodim, pendidik. Baru setelah itu keperluan masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya juga belum memastikan apakah masyarakat umum wajib divaksin. Namun, dia berharap, semua masyarakat diwajibkan ikut vaksinasi untuk mengerem laju wabah Covid-19.

“Usai ini dua minggu lagi yang hari ini divaksin akan vaksinasi tahap kedua. Untuk efektivitas vaksin ini usai post imunisasi vaksin kedua, itu baru bekerja,” tuturnya.

“Vaksin akan bertahan dalam tubuh manusia selama 8 bulan,” tandasnya. (ina/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *