oleh

60 Persen Pasien Covid-19 di Bangkalan Sembuh, Ruang Isolasi RSUD Sepi

Kabarmadura.id/Bangkalan-Pasien sembuh atau bersih dari Covid-19 di Bangkalan terus bertambah. Hingga kemarin, Rabu (5/8/2020), pasien sembuh sudah mencapai 248 orang. Meski pasien sembuh terus bertambah, ada penambahan pasien terinfeksi Covid-19 menjadi 366 jiwa.

Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan dr Catur Budi menuturkan, setidaknya di Bangkalan tingkat kesembuhan lebih tinggi dibandingkan dengan penambahan atau tingkat kematian. Di mana, pasien yang sembuh sudah mencapai sekitar 60 persen.

“Sekarang di rumah sakit sudah berkurang sekali ya, yang dirawat sekitar 15 orang saja,” ujarnya, Kamis (6/8/2020).

Bahkan, kata dia, untuk pasien yang dirawat di rumah karantina Balai Diklat sudah tidak ada. Sedangkan 4 ruang isolasi yang disediakan rumah sakit, kini hanya 2 ruangan saja yang terpakai. Dr Catur mengatakan, dari sisi jumlah tidak seperti awal Juli lalu.

Kemudian, terlebih ada KMK yang baru di mana pasien Covid-19 bisa melakukan isolasi mandiri di rumah, sehingga hal tersebut membuat pasien di rumah sakit sangat berkurang drastis.

“Ruang isolasi yang di F ada 9, ruang G sekitar 6 orang. Kesemua pasien yang tinggal di rumah sakit ada komorbidnya ya, seperti diabetes, gagal ginjal dan penyakit dalam lainnya,” tuturnya.

Sampai saat ini dari puskesmas maupun pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) yang mengirim sampel  untuk swab di rumah sakit juga menurun. Kendati tidak mengetahui pasti dalam seharinya berapa sampel, kata dia, pasti ada pemeriksaan swab oleh petugas laboratorium di RSUD Syamrabu Bangkalan.

“Kalau yang tersisa ini, ada yang hanya menunggu hasil swab evaluasi, ada juga yang baru masuk,” terangnya.

Dr Catur menambahkan, penurunan jumlah pasien terinfeksi ini juga ada pengaruh dari pasien yang terinfeksi di Surabaya. Sebab, acuan yang menjadi zona merah di Jawa Timur juga mengalami penurunan. Sehingga, pasien yang kebanyakan penularan dari Surabaya menjadi lebih sedikit.

“Pengaruhnya penurunan dari zona merah di Jawa Timur ini berefek juga di Bangkalan, karena pasien yang tertular dari Surabaya berkurang,” tandasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed