oleh

60 Persen Pasien Covid-19 di Pamekasan Disertai Komorbid

Kabarmadura.id/Pamekasan–Tambahan pasien terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Pamekasan terus meningkat, data terkahir memperlihatkan telah ada sebanyak 85 orang pasien terinfeksi Covid-19. Rinciannya, 18 orang dinyatakan sembuh dan 18 orang meninggal dunia, sementara lainnya sedang menjalani isolasi di rumah sakit dan sebagian lagi isolasi diri secara mandiri.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodrdjo (RSUD SMart) Pamekasan dr. Syaiful Hidayat menuturkan, sejauh ini sebagian besar pasien terinfeksi Covid-19 yang telah dirawat merupakan pasien dengan komorbid atau adanya penyakit penyerta.

“Jadi bukan hanya menderita Covid-19, ada juga penyakit lain yang menyertai, seperti diabetes dan hipertensi,” ungkapnya, Selasa (23/6/2020).

Dia menjelaskan, komorbid merupakan penyakit penyerta pada pasien. Dia menyebutkan, komorbid bukan hanya penyakit lain yang menyertai pasien, melainkan usia lanjut juga merupakan komorbid bagi pasien.

Diungkapkannya, saat ini RSUD Smart Pamekasan merawat sebanyak 20 orang pasien Covid-19. Dari jumlah itu, dua orang di antaranya merupakan pasien dengan usia lanjut, yaitu Tn S dari asal Jalan Trunojoyo dengan usia 60 tahun, dan Ny W dari Larangan dengan usia 60 tahun.

Sementara pasien yang tidak disertai komorbit yaitu hanya dua orang, yaitu Ny S usia 24 tahun dari Panempan dan Tn N usia 49 tahun dari Bandaran Tlanakan, selebihnya merupakan pasien dengan komorbid.

“Sebagian besar penyakit penyerta yang paling banyak itu diabetes, selain dari itu ada juga hipertensi, ada yang jantung juga, tapi ada juga yang murni Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Achmad Marsuki menuturkan, secara resmi hingga sejauh ini belum ada penelitian khusus terkait hal itu.

Namun menurutnya, komorbid memang lumrah terjadi dan menjadikan seseorang lebih mudah terinfeksi Covid-19, sebab dengan tubuh yang tidak fit akan lebih mudah dimasuki virus.

“Belum ada penelitian resmi terkait itu, namun dari semua yang terinfeksi di Pamekasan memang sebagian besar ada komorbid, tapi ada juga yang murni Covid,” tuturnya. (ali/pin)

 

Komentar

News Feed