6.000 Orang Sudah Berkunjung Melihat Artefak Peninggalan Rasulullah di Sumenep


6.000 Orang Sudah Berkunjung Melihat Artefak Peninggalan Rasulullah di Sumenep
(DOK. PANITIA PAMERAN ARTEFAK) Pengunjung menangis melihat rambut Rasulullah saw. di Gedung Yubi, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Selasa (27/9/2022).

KM.ID | SUMENEP -- Majelis Salawat Maulana Inat Syekh Abu Bakar bin Salim menggelar Pameran Artefak Peninggalan Rasulullah saw. selama 11 hari. Yakni dari tanggal 20 sampai dengan 30 September 2022.

Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad saw. digelar di Gedung Yubi, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten.

Divisi Acara dan Media Majelis Salawat Maula Inat Syekh Abu Bakar bin Salim Moh. Mizan Asrori menyampaikan, total pengunjung yang datang pada Pameran Artefak Rasulullah saw. sekitar 6.000 orang. 

"Dari hari pertama hingga saat ini," ungkapnya kepada KM.ID melalui saluran telepon, Selasa (27/9/2022).

Mizan tidak memberikan jumlah pengunjung secara perinci dalam setiap harinya. Namun dia menyebut, pengunjung Pameran Artefak Nabi Muhammad saw. itu bertambah banyak saat memasuki hari ketiga.

Asrori menerangkan, ada 12 peninggalan bersejarah Islam yang dihadirkan pada pameran tersebut.

Di antaranya berupa rambut, jubah, darah bekam, ekstrak keringat, penutup makam, serban, janggut, kopiah, kayu sugi dan selendang Rasulullah serta pedang Khalid bin Walid.

Pengunjung tidak bisa masuk dengan cuma-cuma ke Gedung Yubi. Ada harga tiket masuk (HTM) yang harus dibayar. Rp10 ribu untuk kategori pelajar dan Rp25 ribu untuk kategori dewasa. 

Reporter: KM7

Redaktur: Ongky Arista UA