62 Desa di Kabupaten Pamekasan Enggan Bentuk BUMDes

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) PROGRES; Pasar Panempan menjadi salah satu badan usaha yang dikelola oleh badan usaha milik desa (BUMDes) Panempan.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, mencatat terdapat 62 desa  yang masih belum membentuk badan usaha milik desa (BUMDes). Hal diakui lantaram kesadaran kepala desa untuk membentuk BUMDes masih rendah.

Kepala DPMD Pamekasan Ach. Faisol melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat (PPM) Anang Suheko mengatakan, kebutuhan pembentukan BUMDes di lingkungan masih belum sepenuhnya disadari oleh kepala desa (kades). Dirinya menyebut, kades dari 62 desa itu kurang termotivasi untuk mengembangkan potensi yang dimiliki desa.

Bacaan Lainnya

“Kalau kami analisa, masih ada pemikiran dari kades jika BUMDes berhasil dan sukses, nantinya akan tersaingi oleh ketua BUMDes saat pilkades,” ungkapnya, Selasa (14/7/2020).

Dijelaskannya, pihaknya akan sangat siap mendampingi desa yang akan membentuk BUMDes. Sebab dengan adanya BUMDes akan bisa mengeksplorasi potensi desa yang akhirnya akan memberikan sumbangan kepada pendapatan asli daerah (PAD).

Dia juga menjelaskan sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah kepala desa yang sampai saat ini belum membentu BUMDes. Namun sejauh ini masih belum ada respon yang positif dari kades untuk membentuk BUMDes. Kendati demikian, pihaknya tetap berkomitmen akan terus berkomunikasi setiap desa agar membentuk BUMDes.

“Target kami untuk desa yang belum mempunyai BUMDes tahun 2020 tuntas, sekalipun belum begitu berkembang terpenting terbentuk dulu, terus teman-teman di pemdes bisa menyertakan modal untuk BUMDes,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Pamekasan Rida’i, mendesak DPMD untuk terus melakukan komunikasi dengan kepala desa agar mereka bisa sadar untuk berinovasi melakukan pembentukan BUMDes, sebab hal itu juga akan memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat desa, apalagi BUMDes itu bisa menyerap tenaga kerja.

“Kami berharap DPMD tidak tinggal diam dengan masih belum terbentuknya BUMDes di berbagai desa,” pungkasnya. (rul/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *