64 Desa di Pamekasan Tidak Bisa Ajukan Dana Desa

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/Pamekasan-Pengajuan Dana Desa (DD) tahap III sudah berjalan. Namun, terdapat 64 dari 178 desa yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan, yang belum bisa mencairkan DD tersebut. Persoalan adiministrasi dari realisasi DD sebelumya, ditengarai menjadi penyebab pencairan DD tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pamekasan Ach. Faisol melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya (PKSB) Eka Juda S mengatakan, untuk 64 desa itu terkendala penyelesaian pengerjaan laporan realisasi DD. Sebab, hal itu merupakan prasyarat bagi setiap desa yang ingin mencairkan DD tahap III.

“Beberapa desa yang masih belum mencairkan belum melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,” ungkapnya, kemarin (19/11/2019)

Dilanjutkannya, mekanisme dalam pengerjaan administrasi dan pengecekan laporan realisasi DD, pertama laporan disediakan atau dikerjakan oleh pihak desa, kemudian dilakukan cek di tingkat kecamatan, baru kemudian diperiksa oleh DPMD Pamekasan. Setelah itu, laporan tersebut diteruskan pada Badan Keuangan Daerah (BKD).

“Apabila sudah lengkap semua administrasi yang telah dibutuhkan, selanjutnya baru ditransfer oleh bank pada rekening setiap desa,” tuturnya.

Diungkapkannya, saat ini baru ada 114 desa daru 10 kecamatan yang mengajukan pencairan DD tahap III ke DPMD Pamekasan. Yaitu, 9 desa di Kecamatan Galis, 12 desa di Kecamatan Pademawu, 19 desa di Kecamatan Proppo.

Kemudian, 12 desa di Kecamatan Waru, 7 desa  di Kecamatan Pasean, 12 desa di Kecamatan Palengaan, 8 desa di Kecamatan Tlanakan, 5 desa di Kecamatan Pamekasan, 10 desa di Kecamatan Kadur, 8 desa di Kecamatan Pegantenan.

“Kalau sudah clear verifikasi, kami tidak pernah menangguhkan pengajuan setiap desa, dan jika belum lengkap baru kami minta desa untuk melengkapi,” jelasnya.

Dia berharap, kepada setiap desa supaya melakukan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga proses pembangunannya yang sudah menjadi prioritas dari sumber DD bisa maksimal.

“Tanggung jawab dan kewajibannya untuk administrasi, penyelesaian pengerjaan fisik dan non fisik diselesaikan, pelunasan pajak disegerakan,” pungkasnya. (pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *