oleh

70 Persen Lunasi BPIH, Nasib Ratusan JCH di Kabupaten Sampang Buram

Kabarmadura.id/SAMPANG-Kementerian Agama (Kemenag) Sampang, mencatat sekitar 70 persen dari kuota jamaah calon haji (JCH) sudah melakukan proses pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (PBPIH). Meski demikian, nasib 485 JCH itu belum bisa dipastikan dapat berangkat tahun ini atau tidak.

Kepala Kemenag Sampang Pardi melalui Kasi Pelaksanaan Haji dan Umroh Fathor mengatakan, nasib ratusan JCH asal Kota Bahari itu masih belum bisa dipastikan dapat berangkat, atau malah dibatalkan akibat wabah Covid-19 yang masih terus berlanjut.

Namun demikian, pihaknya mengaku semua tahapan dan proses pelaksanaan haji tahun ini, tetap harus dilaksanakan sebagaimana mestinya, seperti tahapan kesehatan sudah selesai dilaksanakan sebanyak 2 kali, imigrasi atau pengurusan paspor sedang berlangsung, serta tahap pelunasan biaya haji

“Kalau ada kebijakaan lain akibat wabah Covid-19 ini mau bagaimana lagi, mudah mudahan tetap bisa berangkat,” ungkap Fathor, Minggu (27/4/2020).

Lanjut dia, untuk tahapan persiapan pelaksanaan haji tahun ini, tinggal pelaksanaan manasik yang biasa digelar pada bulan Syawal. Sementara untuk pemberangkatan JCH itu berdasarkan jadwal, untuk kloter pertama tertanggal 26 Juni, sedangkan Sampang mendapatkan kloter 45 yang diperkirakan berangkat sekitar 11-13 Juli mendatang.

Sambung dia, Adapun batas waktu pelunasan PBPIH tertanggal 30 April 2020, tetapi sampai saat ini masih ada sekitar 30 persen JCH di Sampang yang belum melunasi. Pihaknya tetap mengimbau bagi JCH untuk segera melunasi biaya pemberangkatan. Jikalau nanti terpaksa tidak jadi berangkat, maka yang sudah melunasi tahun ini dapat diprioritaskan tahun berikutnya.

“Soal bisa berangkat dan tidaknya, kami nunggu kebijakan dari pemerintah pusat dan Arab Saudi saja, yang terpenting semua tahapan sudah dilaksanakan,” ungkapnya. (sub/pin)

 

Komentar

News Feed