oleh

70 Persen SMK Tidak Bentuk MJC

Kabarmadura.id/SAMPANG-Mayoritas sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Sampang, belum membentuk millennial job center (MJC). Hal itu berakibat, sulitnya menyalurkan para lulusannya ke dunia kerja.

Berdasarkan Keputusan Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Nomor 131/DPPTKDN/XI/2004 dan hasil perjanjian kerja sama Depdikbud dan Depnaker Nomor:076 /U/1993 dan Kep.215/MEN/993, semua SMK dituntut membentuk bursa kerja khusus (BKK) atau yang dikenal dengan MJC sebagai lembaga penyalur para lulusan ke dunia kerja.

Keberadaan MJC itu, merupakan wadah untuk memnfasilitasi lulusan SMK untuk mendapatkan pekerjaan yang layak atau melanjutkan ke perguruan tinggi. Selain itu, juga merupakan wadah pelatihan untuk menanamkan jiwa wirausaha bagi para lulusan SMK.

“Sampai saat ini, baru 22 lembaga (SMK, red) yang membentuk MJC dari total sekitar 80 SMK yang tersebar di berbagai wilayah,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Tenaga Kerja Diskumnaker Sampang Agus Sumarso, Kamis (14/3).

Menurut dia, antusiasme pengelola SMK dalam menbentuk MJC tergolong rendah. Itu, karena mayoritas pengelola sekolah belum mengetahui tujuan dan manfaatnya. Padahal, pembentukan MJC tersebut, merupakan sebuah keharusan.

Persyaratan untuk membentuk MJC, sejatinya tidak sulit, yakni cukup mengajukan proposal pendirian ke Diskumnaker Sampang, dengan melampirkan nama-nama calon pemandu atau pengurus MJC yang bersertifikat dan dilengkapi struktur organisasinya.

Setiap SMK wajib melampirkan keterangan ketersediaan sarana prasarana kantor untuk menunjang kegiatan antarkerja, menyertakan rencana penyaluran tenaga kerja (RPTK) selama satu tahun dan menunjukkan bukti surat izin operasional satuan pendidikan.

“Masa berlaku lembaga MJC ini hanya selama tiga tahun dan harus diperpanjang setiap dua tahun sekali,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jatim (Prov Jatim) wilayah Sampang Assyari mengatakan, banyaknya sekolah yang belum membentuk MJC, karena mayoritas masih melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan, pihaknya mengaku sudah sering mengimbau semua lembaga untuk segera membentuk.

“Kami sudah meminta semua SMK untuk segera mebentuk MJC, karena sangat memudahkan penyaluran dan sebaran lulusan di dunia kerja dan perguruan tinggi,” singkatnya. (sub/waw)

Komentar

News Feed