Politisi Perempuan Nilai Penyekatan Tidak Efektif

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) TIDAK EFEKTIF: Penyekatan di terminal barang dinilai tidak efektif karena hanya kendaraan yang disemprot menggunakan cairan desinfektan, sementara pengendara tidak ditracing.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN- Kegiatan penyekatan berupa penyetopan kendaraan yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pamekasan di Terminal Barang dinilai tidak efektif dan kurang maksimal. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Wardatus Sarifah.

Menurut politisi Partai Nasdem itu, penyetopan dan penyemprotan cairan desinfektan yang dilakukan di terminal barang hanya dilakukan terhadap kendaraannya saja. Sementara terhadap pengendaranya tidak dilakukan tracing secara intensif. Hal itu menurutnya masih berpotensi menyebarluaskan wabah Covid-19.

“Yang kami tahu, inang virus ini bisa berkembang di makhluk hidup. Bukan di makhluk mati. Sedangkan yang disemprot mobilnya, bukan orangnya,” ujar wanita yang biasa dipanggil Wardah itu.

Selain itu, penyekatan yang dilakukan di terminal barang menurutnya perlu dievaluasi. Sebab, lokasi penyekatan tidak berada di titik perbatasan antara Kabupaten Pamekasan dengan Kabupaten Sampang. Sementara sebelum memasuki terminal barang, masih ada satu kecamatan dan beberapa desa yang dilewati.

“Ini kan secara tidak langsung membiarkan warga luar Pamekasan masuk dengan bebas ke wilayah Tlanakan tanpa tracing,” tambah Wardah.

Selain itu, rekayasa lalu lintas yang diterapkan di Jalan Trunojoyo juga diminta untuk ditinjau ulang. Sebab menurutnya, di jalan tersebut hanya roda dua yang diperbolehkan melintas, sementara roda empat tidak diperbolehkan melintas. Hal itu menurutnya mempersulit pengendara. Sementara jika dicermati, justru kendaraan roda empat lebih tertutup karena pengendara terisolasi di dalam mobil.

“Ini mohon dievaluasi. Karena warga banyak yang merasa disulitkan,” pungkas Wardah.

Kendati Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan tidak dapat dikonfirmasi, namun Wardah menuturkan, bahwa pihak Dishub Pamekasan bersedia untuk mengevaluasi kembali kegiatan penyekatan di terminal barang dan rekayasa lalu lintas di Jalan Trunojoyo. (ali/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *