Jalankan Tracing dan Testing Terhadap 9.100 Warga

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) SEHAT: Pasien Covid-19 yang telah diperbolehkan pulang karena hasil swab PCR menunjukkan bersih atau negatif

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengklaim bahwa kasus Covid-19 telah turun. Namun berdasarkan catatan tanggal 29 juli 2021 lalu, pasien aktif masih mencapai 592 orang. Kasus Terkonfirmasi sebanyak 45 orang dengan kematian 3 orang dan angka kesembuhan 20 orang.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengatakan, memang masih ada kecamatan yang berzona merah atau berisiko tinggi penularan Covid-19. Kecamatan tersebut antara lain, Kecamatan Bangkalan, Kamal, Kwanyar dan Modung.

Bacaan Lainnya

“Zonasi lainnya masih berwarna orange, kami usahakan semaksimal mungkin setiap kecamatan ini tidak menjadi merah,” ujarnya.

Lebih lanjut, lelaki yang kerap disapa Ra Latif ini menuturkan, meski kasus aktif mencapai 592 orang. Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit umum daerah (RSUD) Syamrabu terus menurun. Kini BOR-nya hanya mencapai 41,72 persen. Sementara itu, target testing dan tracing terus dilakukan.

“Untuk kemampuan testing dan tracing di Kabupaten Bangkalan diantaranya adalah pemeriksaan antigen dengan hasil reaktif hanya 9,5 atau 869 orang. Sedangkan negatif 90,5 persen atau 8.296 orang,” ungkapnya menjelaskan data yang dimilikinya.

Sementara itu pembentukan herd immunity yang terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan beberapa target diantaranya masih belum ada yang memenuhi. Rinciannya, kegiatan vaksinasi tenaga kesehatan (Nakes) sudah melebihi dari target yaitu 106,82 persen, pelayan publik masih 71,77 persen, lansia masih 4,81 persen, masyarakat umum 1,9 persen dan remaja 1,91 persen.

“Cakupan vaksinasi kami, di Kabupaten Bangkalan secara keseluruhan masih mampu memvaksin sebanyak 53.343 orang atau 6,79 persen,” terangnya.

Terpisah, dukungan percepatan vaksinasi kepada masyarakat Bangkalan juga dilakukan. Melalui Dandim 0829 Bangkalan Letkol Inf. Syarifuddin Liwang mengatakan, untuk memenuhi target herd immunity masyarakat dalam menekan laju penularan Covid-19 dilakukan dengan membuka vaksin di hari libur yakni Sabtu dan Minggu.

“Kami harap masyarakat bisa ikut andil meningkatkan imun melalui vaksin. Tidak perlu bingung lagi bagi masyarakat yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya di hari Senin sampai Jumat. Kami sediakan serbuan vaksin hari Sabtu dan Minggu, setiap hari, kami pusatkan vaksin di Gedung Rato Ebuh,” pungkasnya mengimbau masyarakat yang belum vaksin. (ina/bri)

Penelusuran Covid-19 Bangkalan

Testing dan Tracing terhadap 9.165 orang

Terpantau Reaktif  869 orang (9,5 %)

Negatif 8.296 orang (90,5)

Target dan Realisasi Vaksinasi

Total sasaran     : 785.123 orang

Realisasi               : 53.343 orang atau 6,79 persen

Kelompok Warga                              Target                                   Realisasi

Tenaga Kesehatan                           : 3.642                                  106,82 Persen

Lansia                                                    : 52.640                                 4,81 Persen

Pelayanan publik                              : 39.715                                 71,77 Persen

Masyarakat umum                           : 582.055                              1,9 Persen

Remaja                                                 : 107.284                              1,91 Persen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *